Fakta Penyebab Daft Punk Bubar, Sudah 28 Tahun Berkarya untuk Dunia

Fakta Penyebab Daft Punk Bubar, Sudah 28 Tahun Berkarya untuk Dunia

Foto
Fakta Penyebab Daft Punk Bubar (Foto Instagram: @daftpunk)

Setelah 28 tahun berkarir di industri musik, duo elektronik legendaris asal Paris Daft Punk memutuskan untuk bubar.

Hal ini disampaikan oleh Daft Punk lewat unggahan video YouTube yang berdurasi kurang dari 8 menit yang berjudul Epilog, yang dikutip dari film Electroma tahun 2006.

Humas mereka, Kathryn Frazier juga mengkonfirmasi kabar bubar ini, namun tak memberikan alasan pasti kenapa mereka bubar.

BACA JUGA: Fakta-fakta Fiki Naki Urus Passport, Mau ke Kazakhstan?

Daripada penasaran, berikut fakta penyebab Daft Punk bubar, setelah 28 tahun berkarir, yang sudah dihimpun Tim KUYOU.id untuk kamu.

Terbentuk tahun 1993

Daft Punk diketahui terbentuk pada tahun 1993 di Paris oleh dua musisi fenomenal Thomas Bangalter dan Guy-Manuel de Homem-Christo. Diketahui keduanya bertemu saat mereka bersekolah di Paris.

Dengan skema underground house Perancis, duo grup ini berhasil tenar dengan lagu-lagu hits mereka diantaranya "One More Time", "Da Funk", dan "Around The World".

Sebelumnya pada tahun 2014 mereka sepat memenangkan penghargaan Grammy Award dalam kategori Album of The Year pada tahun 2014 silam lewat lagu Random Access.

Selanjutnya di tahun 2016 mereka juga berkolaborasi dengan The Weeknd lewat dua lagunya yang berjudul Starboy dan I Feel It Coming.

Penghargaan

Semasa karirnya di dunia musik, Daft Punk sudah berhasil masuk dalam 12 penghargaan Grammy dan mendapat enam kali kemenangan gaes.

Sementara pada tahun 2006 silam, duo Prancis ini juga terlibat dalam sebuah penggarapan film sci-fi berjudul Electroma dan film animer berjudul Interstella 5555.

BACA JUGA: Fakta-fakta Pembuktian Perisai Bathin vs Ilmu Merah, Hoaks atau Fakta? Cek Disini Gaes

Hingga berita ini diterbitkan, masih belum ada konfirmasi mengenai alasan dari Daft Punk memutuskan untuk bubar.




Daft PunkDaft Punk BubarDaft Punk ParisDuo Musisi ParisThomas BangalterGuy-Manuel de Homem-Christo

Share to: