Nama Frida Kahlo kembali mencuri perhatian dunia seni. Pelukis legendaris asal Meksiko itu akan menjadi fokus dalam pameran bertajuk "Frida: The Making of an Icon" yang digelar di Tate Modern, London.
Antusias publik terhadap pameran ini begitu tinggi. Sebanyak 41 ribu tiket pre-sale telah terjual sebelum pameran resmi dibuka.
Angka tersebut bahkan melampaui rekor penjualan awal pameran seniman David Hockney yang pernah digelar di museum yang sama pada 2017.
Pameran ini menghadirkan lebih dari 30 karya Frida Kahlo, lengkap dengan foto-foto arsip, barang pribadi, hingga sejumlah lukisan ikonisnya, seperti Self-Portrait (With Velvet Dress) (1926) dan Self-Portrait with Loose Hair (1938).
Lewat koleksi tersebut, pengunjung diajak melihat perjalanan Frida sebagai seniman yang dikenal berani mengangkat identitas Meksiko, isu feminisme, hingga pengalaman hidupnya sebagai penyandang disabilitas.
Tak hanya karya Frida, pameran ini juga menampilkan beberapa karya dari sang suami, Diego Rivera, pelukis mural ternama asal Meksiko yang turut memiliki pengaruh besar dalam dunia seni.
Melalui pameran ini, Tate Modern ingin menunjukkan bagaimana Frida Kahlo berkembang menjadi salah satu ikon seni paling berpengaruh di dunia yang inspirasinya masih terasa hingga saat ini.
Share to:
Related Article
-
Dua Museum Dallas Satukan Karya Ikonik Roy Lichtenstein dalam Pameran Spesial
Update|February 20, 2026 16:30:00
