10 Spesifikasi dan Fakta Pesawat SJ182 Boeing 737-500, Sriwijaya Air Jakarta-Pontianak

10 Spesifikasi dan Fakta Pesawat SJ182 Boeing 737-500, Sriwijaya Air Jakarta-Pontianak

Foto

Spesifikasi dan Fakta Pesawat Sriwijaya Air Jatuh (Foto Istimewa: @Sriwijayaair)


Berikut ini 10 spesifikasi serta fakta pesawat Sriwijaya Air SJ182 Boeing 737-500, yang beroperasi pada rute Jakarta-Pontianak.

Pesawat Sriwijaya Air dikabarkan hilang kontak pada Sabtu sore, 9 Januari 2021 pukul 14.39 WIB.

Pesawat SJ182 Boeing 737-500 ini di hilang kontak pada ketinggian 11.000 - 13.000 kaki di atas permukaan laut.

Bahkan pecahan pesawat Sriwijaya Air tersebut ditemukan di perairan utara di kawasan Kepualauan Seribu.

BACA JUGA: Video Diduga Bukti Pecahan Pesawat Sriwijaya Air Jakarta-Pontianak Viral Sosmed, Hoaks atau Fakta?

Daripada penasaran, berikut 10 Spesifikasi dan Fakta Pesawat SJ182 Boeing 737-500, Sriwijaya Air, yang sudah dihimpun Tim KUYOU.id.

Pesawat Buatan Amerika Serikat

Diketahui Pesawat Sriwijaya Air ini merupakan pesawat buatan negara Amerika Serikat. Pesawat ini pertama kali dipakai oleh maskapai AS bernama Continental Air Lines pada tahun 2010.

Pesawat Produksi Pabrik Boeing di Seattle, Amerika Serikat

Pesawat ini merupakan pesawat yang di produksi oleh pabrik Boeing di Seattle, Amerika Serikat. Selain itu, tipe pesawat ini adalah Classic, berbadan sempit dengan mesin ganda.

Harga Pesawat

Selain itu harga pesawat dari pesawat jenis Boeing 737-500 ini diperkirakan mencapai harga sekitar US$ 59.4 juta lho.

Maskapai yang Punya Boeing 737-500

Maskapai Indonesia yang diketahui memakai pesawat Boeing 737-500 adalah Sriwijaya Air dengan total 6 unit B737-500. Sementara itu Maskapai luar yang memakai tipe tersebut adalah Southwest Airlines yang terakhir menggunakannya pada 2016 silam.

Pesawat Sering Jatuh

Pesawat ini juga memiliki riwayat jatuh sebanyak 4 kali. Pesawat Boeing 373-500 yang jatuh ini diantaranya Asiana Airlines Flight 733 pada 26 Juli 1993, EgyptAir Flight 843 pada 7 Mei 2002 dan Tatarstan Airlines Flight 363 pada 2013. Dan yang terakhir menimpa Sriwijaya Air pada 9 Januari 2021.

Produksi Pesawat

Pesawat buatan Pabrik Boeing di Seattle Amerika Serikat ini diproduksi pada tahun 1994. Sehingga diketahui kalau umur pesawat ini sudah mencapai 26,7 tahun. Namun maskapai Sriwijaya Air baru mulai mnegoperasikannya pada tahun 2012 silam.

Pesawat Sriwijaya Air SJ182 737-500 Jatuh di Kepulauan Seribu

Sebelumnya diketahui kalau pesawat SJ182 737-500 ini diduga jatuh di perairan utara Kepulauan Seribu. Hal ini karena banyak ditemukannya pecahan puing pesawat tersebut.

Pernyataan Pihak Sriwijaya Air terkait pesawat SJ182 hilang

Hingga saat ini Pihak Sriwijaya Air masih belum memberikan pernyataan lebih lanjutterkait jatunya pesawat milik mereka. Pihaknya hingga kini masih berkomunikasi dan melakukan kontak dengan berbagai pihak untuk mendapatkan informasi lebih detail.

"Sriwijaya Air sampai saat ini masih terus melakukan kontak dengan berbagai pihak terkait guna mendapatkan informasi lebih rinci terkait penerbangan SJ-182 rute Jakarta-Pontianak," ucap Corporate Communication Sriwijaya Air.

Kronologi Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air

Diketahui pesawat Sriwijaya Air tengah melakukan take off dari Bandara Soekarno Hatta untuk beroperasi pada rute Jakarta Pontianak. Namun diketinggian 11.000 - 13.000 kaki pesawat tersebut hilang kontak dan diduga jatuh di Kepulauan Seribu.

Bukti Pecahan Peswat Sriwijaya Air

Beberapa pihak mengatakan menemukan pecahan puing pesawat Sriwijaya Air di Kepulauan Seribu. Bahkan banyak video yang beredar yang memperlihatkan kalau warga dan kepolisian menemukan pecahan puing dan kabel pesawat tersebut.

BACA JUGA: Dimiripkan MH370, Teori Penyebab Jatuh Sriwijaya Air Jakarta-Pontianak Ini Disorot

Nah, itulah setidaknya 10 Sspesifikasi dan fakta Pesawat SJ182 Boeing 737-500, Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak yang diduga jatuh gaes.




pesawat Sriwijaya Air SJ182pesawat Sriwijaya Air JatuhSriwijaya Air SJ182 Boeing 737-500Sriwijaya Air Jatuh Dikepulauan Seribu

Share to: