Inilah Bacaan Doa Ziarah Kubur Sebelum Bulan Ramadan, Lengkap Tulisan Latin dan Tata Cara

Inilah Bacaan Doa Ziarah Kubur Sebelum Bulan Ramadan, Lengkap Tulisan Latin dan Tata Cara

Foto

Ilustrasi Ziarah Kubur (Foto: Istimewa)


Yuk simak bacaan doa ziarah kubur sebelum bulan Ramadan, lengkap beserta tulisan latin dan tata caranya.

Ziarah kubur menjadi salah satu amalan yang bisa dilakukan sebelum datangnya bulan Ramadan, tak terkecuali dengan bulan Ramadan 2022 yang akan jatuh sekitar tanggal 1-2 April 2022.

Umat muslim bisa mendatangi makam-makam dan mengucapkan doa kepada orang tua, keluarga ataupun sanak saudara yang sudah meninggal dunia, sebelum melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadan 2022.

Baca Juga: Daftar Amalan Untuk Menyambut Bulan Ramadan 2022, Bisa Nambah Pahala Gaes!

Masih banyak yang belum tahu bacaan doa dan tata cara ziarah kubur. Bagi yang belum tahu, yuk simak bacaan doa ziarah kubur sebelum bulan Ramadan, lengkap beserta tulisan latin dan tata caranya.

Tata Cara Ziarah Kubur 

Berwudhu terlebih dahulu

Sebelum datang ke pemakaman, dianjurkan untuk berwudhu terlebih dahulu.

Mengucapkan salam kepada ahli kubur

Rasullulah SAW mengajarkan untuk mengucapkan salam dan doa ketika masuk ke dalam area pemakaman. Dan berikut bacaan salam kepada ahli kubur:

"Assalamu’alaikum ahlad-diyaar minal mu’miniina wal muslimiin. yarhamulloohul mustaqdimiina minnaa wal musta’khiriin. wa inna insyaa alloohu bikum la-laahiquun. wa as alullooha lanaa walakumul ‘aafiyah."

Artinya: "Semoga keselamatan tercurah kepada kalian, wahai penghuni kubur, dari (golongan) orang-orang beriman dan orang-orang Islam, semoga Allah merahmati orang-orang yang mendahului kami dan orang-orang yang datang belakangan. Kami insya Allah akan menyusul kalian, saya meminta keselamatan untuk kami dan kalian".

Mengirimkan Doa Kepada yang Dikunjungi

Saat akan mengirimkan doa kepada yang dikunjungi, hendaknya menghadap kiblat. Lalu berdoa untuk almarhum, dilanjutkan dengan membaca tasbih, takbir, tahmid, zikir dan doa yang dikhususkan untuk mayat.

Kemudian mendoakan mayat yang diakhiri dengan bacaan al-Fatihah sebagai penutup. Untuk doa ziarah kubur akan tersedia dibawah.

Membaca Ayat-Ayat Pendek

Dalam riwayat al-Marwazi dari Ahmad bin Hanbal, beliau mengatakan: "Bila kalian masuk ke dalam taman makam (kuburan), maka bacalah al-Fatihah, Surat Ikhlash dan al-Muawwidzatain (al-Falaq dan an-Naas). Jadikanlah pahalanya untuk mayat-mayat kuburan tersebut, karena sungguh pahalanya sampai kepada mereka."

Jangan Duduk atau Menginjak di Atas Kuburan

Dalam HR. Muslim, tidak diperbolehkan untuk duduk ataupun menginjak area atas kuburan yang akan ataupun sedang dibacakan doa.

"Janganlah kalian salat (berdoa) kepada kuburan, dan janganlah kalian duduk di atasnya."

Jangan Melakukan Hal yang Tidak Diperbolehkan di Kuburan

Beberapa hal yang tidak diperbolehkan ketika sedang di kuburan adalah:

- Melaksanakan salat di area kuburan, karena akan mengikis makna ibadah yaitu menyembah hanya pada Allah SWT

- Meminta sesuatu kepada ahli kubur karena itu adalah perbuatan syirik

- Mencium batu nisan atau menangis di depan makam

- Melakukan ritual khusus ziarah kubur yang tidak dianjurkan dalam ajaran agama Islam.

Baca Juga: 15 Ucapan Menyambut Ramadan 2022/1443 Bahasa Inggris dan Indonesia, Cocok Untuk Status WhatsApp dan Facebook

Bacaan Doa Ziarah Kubur 

 

Dan berikut adalah bacaan doa ziarah kubur lengkap bahasa latin beserta artinya:

A'udzubillahi minasyaithoonir rojim. Bismillahirrohmannirrohim.

Alhamdullilahi robbil 'alamin, hamdan syakiriin, hamdannaa'imiin, hamdan yuwaafiini'amahu wayukaafii mazidah, yaa robbanaa lakal hamdu kamaa yanbaghi lijalali wajhika wa'adzimi sultonik, allohumma shoolli wasalim 'ala sayyidina muhammad wa'ala alii sayyidina muhammad.

Alloh humma taqobal wa ausil sawaaaba maa qoro, nahu minal qur'anil 'adzim, wa maa halalna wa maa sabahna wamastaghfarnaa wamaa sholaina 'atsayyidina muhammad sollallohu'alaihi wasallam, hadiyatan wasilatan, warohmatan najilatan wa barokatan samilatan ilaa hadoroti habibina wasafi'ina waquroti a'ayuninaa sayyidina wamaulanaa muhammadin sollallohu 'alaihi wa sallam, wa ila jami'ii ikhwanihi minal anbiyaai walmursaliina wal auliyaai, wassuhadai, wassolihina, wassohabati wattabi'ina wal'ulamail 'alimina wal mushonnafiinal mukhlisiina wa jami'il mujaa-hidiina fi sabilillahi robbil 'alaminn, wal malaikatil muqorrobina khusushan ila sayyidina syaih abdul qodir zailanii.

Summa ilaa jami'i ahlil qubur, minal muslimiina wal muslimati, wal mu miniina wal mu minaati, min masaarikil ardhi ila magooribiha barriha wabahriha khusushan ila aabaaina wa ummahaa tiinaa, wa ajdaadina, wanakhussu khusushan manijtam'anaa hahunaa bisababihi waliajlihi.

Alloh hummaghfirlahu warhamhu wa'afihi wa'fu anhu wa akrim nujulahu wawasi' madholahu, waghsilhu bilmai wassalji wal barodi wanaqihi minal khotooya, kama yunaqqo saubul abyadu minaddannasi wa abdilhu, darron khoiron min daarihi wa ahlan khoiron min ahlihi wa jaujan khoiron min jauzihi wa adhilhul jannata wa 'aidhu min 'adzabil qobri wa fitnatihi wa min 'adzabinnar, allohhumaghfir lihayyina wa mayyitina wa sahhidiina wa ghoniina washogiirona wa kaabirona wadakirona wa ansana, allohumma man ahyaitahu minna fa ahyihi 'alal islami wa man tawafaitahu minna fatawafahu alal iiman allohumma la tuhrimna azrohu wa laa tudillanaa ba'dahu birohmatikayaa arhamarroohimiin, wal hamdu lillahi robbil 'aalamiin.”

Artinya: "Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk. Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Segala puji bagi Allah penguasa alam semesta, sebagaimana orang-orang yang bersyukur dan orang-orang yang mendapat banyak kenikmatan memuji-Nya. Dengan pujian yang sepadan dan nikmat-Nya dan memungkinkan pertambahannya. Wahai Tuhan kami, pujian hanyalah untuk-Mu, sebagaimana yang layak akan kemuliaan Dzat-Mu dan keagungan kekuasaan-Mu. Ya Allah, limpahkanlah kesejahteraan dan keselamatan kepada Nabi Muhammad junjungan kami dan kepada keluarga beliau.

Ya Allah, terimalah dan sampaikanlah pahala Alquran yang kami baca, tahlil kami, tasbih kami, istighfar kami dan shalawat kami kepada Nabi Muhammad SAW sebagai hadiah yang menjadi penyambung, sebagai rahmat yang turun dan sebagai berkah yang menyebar kepada kekasih kami, penolong kami dan buah hati kami, pemuka dan pemimpin kami, yaitu Nabi Muhammad SAW, juga kepada seluruh kawan-kawan beliau dari kalangan para Nabi dan Rasul, para wali, para syuhada', orang-orang shalih, para sahabat, para tabi'in, para ulama yang mengamalkan ilmunya, para pengarang yang ikhlas dan orang-orang yang berjihad di jalan Allah Tuhan semesta alam, serta para malaikat yang selalu beribadah, khususnya ditujukan kepada Syekh Abdul Qadir Jailani.

Kemudian kepada seluruh penghuni kubur dari kalangan orang-orang Islam laki-laki dan perempuan, orang mukmin laki-laki dan perempuan, dari belahan bumi timur dan barat, di laut dan di darat, terutama kepada bapak-bapak dan ibu-ibu kami, kakek dan nenek kami, lebih utamakan lagi kepada orang yang menyebabkan kami berkumpul di sini.

Wahai Allah, ampunilah, rahmatilah, bebaskanlah dan lepaskanlah dia. Dan muliakanlah tempat tinggalnya, luaskanlah dia. Dan muliakanlah tempat tinggalnya, luaskanlah jalan masuknya, cucilah dia dengan air yang jernih lagi sejuk, dan bersihkanlah dia dari segala kesalahan bagaikan baju putih yang bersih dari kotoran, dan gantilah rumahnya dengan rumah yang lebih baik daripada yang ditinggalkannya, dan keluarga yang lebih baik, dari yang ditinggalkan, serta suami (istri) yang lebih baik dari yang ditinggalkannya pula. Masukkanlah dia kedalam surga, dan lindungilah dari siksanya kubur serta fitnahnya, dan dari siksa api neraka.

Wahai Allah berikanlah ampun, kami yang masih hidup dan kami yang telah meninggal dunia, kami yang hadir, kami yang ghoib, kami yang kecil-kecil kami yang dewasa, kami yang pria maupun wanita. Wahai Allah, siapapun yang Engkau hidupkan dari kami, maka hidupkanlah dalam keadaan iman. Wahai Allah janganlah Engkau menghalangi kami, akan pahala beramal kepadanya dan janganlah Engkau menyesatkan kami sepeninggal dia dengan mendapat rahmat-Mu wahai Tuhan lebih belas kasihan. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam."

Baca Juga: Inilah Doa Menyambut Bulan Ramadan 2022, Lengkap Tulisan Arab, Latin dan Terjemahan Indonesia

Nah, itulah bacaan doa ziarah kubur sebelum bulan Ramadan, lengkap beserta tulisan latin dan tata caranya.




Ramadan 2022Bulan Ramadan 2022Ziarah kuburZiarah kubur sebelum ramadanBacaan doa ziarah kuburDoa ziarah kuburTata cara ziarah kuburTulisan latin doa ziarah kubur

Share to: