Siklon tropis dilaporkan semakin mendekati wilayah daratan dan berpotensi memengaruhi kondisi cuaca di sejumlah daerah. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut pergerakan sistem ini perlu diwaspadai karena dapat memicu cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan.
Dampak yang paling berpeluang terjadi adalah peningkatan curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, disertai angin kencang. Kondisi tersebut berisiko menyebabkan genangan, banjir lokal, hingga tanah longsor, terutama di wilayah yang memiliki topografi perbukitan dan daerah aliran sungai.
Selain hujan dan angin, siklon tropis juga berpotensi menimbulkan gelombang tinggi di perairan sekitar. Aktivitas pelayaran, nelayan, serta masyarakat pesisir diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan kondisi laut yang dapat terjadi secara cepat.
BMKG juga mengingatkan bahwa pengaruh siklon tropis tidak hanya dirasakan di wilayah yang dilintasinya, tetapi juga dapat berdampak tidak langsung pada daerah sekitarnya. Pola angin dan tekanan udara yang berubah dapat memicu cuaca ekstrem secara lebih luas.
Masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan cuaca dan menyiapkan langkah antisipasi sejak dini. Kesiapsiagaan dinilai penting guna meminimalkan risiko dan dampak yang ditimbulkan oleh potensi cuaca ekstrem akibat siklon tropis tersebut.