Yusril Ihza Mahendra mengatakan keputusan pemerintah terkait konser Israel Houghton dan Israel & New Breed diambil setelah melakukan koordinasi dengan sejumlah kementerian dan lembaga.
Koordinasi tersebut melibatkan Kemenko Polkam, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Kebudayaan, serta Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Dari hasil koordinasi tersebut, Polri melalui Polda Metro Jaya menyatakan pertunjukan bertajuk ‘Til The Whole World Knows Tour 2026’ tidak akan mendapatkan izin.
Keputusan itu mempertimbangkan aspek keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk untuk mencegah potensi gejolak yang dapat muncul akibat penyelenggaraan konser tersebut.
Yusril menegaskan, dari sisi perizinan, konser tersebut tidak akan diperbolehkan digelar di Indonesia.
Menurutnya, pemerintah perlu mempertimbangkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat secara menyeluruh sebelum memberikan izin terhadap sebuah kegiatan.
Di sisi lain, Yusril mengungkap bahwa hingga saat ini belum ada permohonan resmi untuk penyelenggaraan konser yang masuk ke kepolisian.
Permohonan tersebut juga belum diajukan baik oleh pihak panitia maupun event organizer yang terlibat dalam rencana pertunjukan.
Hal tersebut menjadi perhatian karena penjualan tiket konser disebut sudah berlangsung secara online.
Yusril mempertanyakan bagaimana tiket dapat dipasarkan kepada masyarakat, sementara izin untuk menyelenggarakan pertunjukan tersebut belum diperoleh dari pihak kepolisian.
Pemerintah melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga kemudian memastikan aspek perizinan dan keamanan menjadi pertimbangan dalam menentukan keberlanjutan rencana konser tersebut.
Share to:
Related Article
-
Siskaeee Hasilkan Ribuan Video Vulgar Sejak 2017, Miliki Pendapatan yang Fantastis Gaes!
Update|December 10, 2021 12:04:12
