5 Cerita Masa Kecil Ari Lasso, Bikin Heboh Sekampung!

5 Cerita Masa Kecil Ari Lasso, Bikin Heboh Sekampung!

Foto

Ari Lasso (Foto: Instagram)


Masa pandemi corona ini, banyak selebriti Tanah Air yang berinteraksi dengan para sahabat melalui video call, salah satunya Ari Lasso.

Ari Lasso sering melakukan kolaborasi dengan YouTuber lain, seperti Raditya Dika semenjak memiliki akun YouTube. Tak malu-malu, Ari Lasso juga terlihat bercerta tentang kisah masa kecilnya di Madiun.

Dalam video tersebut terlihat Radit menunjukkan fitur Google Earth pada Ari. Ari Lasso begitu semangat menunjukkan tempat-tempat bersejarah masa kecilnya.

Penasaran kan seperti apa cerita masa kecil Ari Lasso? Simak yuk!

1. Ari Lasso jalan kaki setiap berangkat sekolah.

Penampakan SDN Sugihwaras 01 Saradan di Google Earth, membuat Ari Lasso semakin nostalgia. Setiap berangkat sekolah, ia mengaku selalu jalan kaki dari rumah.

"Sepanjang empat tahun gue sekolah di sini gua selalu jalan kaki."

Ari Lasso mengungkapkan saat itu tak banyak anak yang menggunakan sepatu saat sekolah.

"Di sekolah inilah 40 persen sampai 50 persen muridnya belum bersepatu," terang Ari Lasso.

2. Bermain kelereng dan congklak di halaman rumah.

Ari Lasso juga menuntun Raditya Dika menuju ke arah rumahnya. Ia begitu antusias menyaksikan rumahnya dahulu yang tak banyak berubah. Ari Lasso juga menunjukkan TK yang tak jauh dari rumah. Ia mengaku sering bermain kelereng dan congklak bersama anak-anak di desanya.

3. Kantor dan ruang kerja ayahnya.

Ari Lasso juga menunjukkan letak kantor ayahnya. Ia bahkan masih ingat dengan ruangan kerja sang ayah yang terlihat dari jendela.

4. Jatuh cinta dengan musik sejak kelas 4 SD.

"Gue jatuh cinta sama musik itu di desa ini, ketika gue kenal lightning-nya musik itu kelas 4 SD gue dengerin Queen di desa ini, kakak gue yang bawa," ungkap Ari Lasso pada Raditya Dika.

5. Merasa bersalah karena membunuh ayam.

Ketika melihat gambar ayam, Ari Lasso langsung teringat dengan kenakalannya di waktu kecil. Ia bercerita bahwa dulu, ia sempat bermain ketapel dan mengenai ayam hingga mati.

"Gue dulu pernah merasa berdosa dan dihantui rasa bersalah selama 3 malam, dan mungkin lebih. Tau ketapel, kan? Gue penembak dan pemain ketapel ulung. Di suatu sore, gue iseng-iseng ngetapel ayam dan gue yakin akan kena. Dan ken kepalanya lho Dit. Dia kayak teler sampe kepleh-kepleh gitu terus ayamnya mati. Trus satu desa heboh 'Ayam saya mati'," kisahnya.

6. Pindah SD sebanyak tiga kali.

Ari Lasso mengungkam dirinya yang sudah tiga kali pindah SD. Dari SD Sugihwaras Saradan, pindah ke SDN Kadipaten 1 Bojonegoro selama 3 tahun, dan pindah lagi ke SD Kertajaya Surabaya selama 6 bulan.

7. Ari Lasso menyewakan buku.

Sejak SD di Bojonegoro, Ari Lasso juga sempat menjadi pengumpul buku dan menyewakannya. Hasilnya ia belikan bola sepak untuk membentuk klub bola di zaman itu. Ia juga mengumpulkan teman-teman untuk membentuk komunitas baca buku. Ketika SMP, Ari Lasso masih melanjutkan hobinya dan mulai bermusik.

Wah masa kecil Ari Lasoo penuh kenangan ya gaes.




Ari Lasso5 Cerita Masa Kecil Ari Lasso

Share to: