Wajib Tahu! Ini Panduan Lengkap Kemendikbud Soal Pembelajaran Tahun Ajaran Baru, Penyesuaian dengan New Normal Pastinya

Wajib Tahu! Ini Panduan Lengkap Kemendikbud Soal Pembelajaran Tahun Ajaran Baru, Penyesuaian dengan New Normal Pastinya

Foto

(Foto: dok. Instagram)


Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah mengumumkan rencana penyusunan keputusan bersama empat kementerian tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada tahun ajaran dan tahun akademik baru di masa pandemi COVID-19.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar mengatakan bahwa dikeluarkannya kebijakan ini adalah untuk menjamin kesehatan dan keselamatan peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, keluarga, dan masyarakat.

Nadiem megumumkan bahwa tahun ajaran baru bagi pendidikan anak usia dini (PAUD), pendidikan dasar, dan pendidikan menengah di tahun ajaran 2020/2021 tetap dimulai pada bulan Juli 2020.

"Namun, untuk daerah yang berada di zona kuning, oranye, dan merah, dilarang melakukan pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan. Satuan pendidikan pada zona-zona tersebut tetap melanjutkan Belajar dari Rumah," terang Nadiem dalam keterangan tertulis pada Senin, 15 Juni 2020.

Dia juga menegaskan bahwa keputusan pembelajaran tatap muka bagi satuan pendidikan di kabupaten/kota dalam zona hijau dilakukan secara sangat ketat dengan persyaratan berlapis sebagai berikut:

Untuk melakukan kegitan belajar tatap muka, keberadaan satuan pendidikan di zona hijau menjadi syarat utama yang harus dipenuhi.

Kemudian, persyaratan kedua adalah izin dari pemerintah daerah atau Kantor Wilayah/Kantor Kementerian Agama.

Syarat ketiga, jika satuan pendidikan sudah memenuhi semua daftar periksa dan siap melakukan pembelajaran tatap muka. 

Selanjutnya, orang tua/wali murid menyetujui putra/putrinya melakukan pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan.

"Jika salah satu dari empat syarat tersebut tidak terpenuhi, peserta didik melanjutkan Belajar dari Rumah secara penuh," imbuhnya.

Oleh karena itu, Nadiem juga mengajak semua pihak termasuk seluruh kepala daerah, kepala satuan pendidikan, orang tua, guru, dan masyarakat bergotong-royong mempersiapkan pembelajaran di tahun ajaran dan tahun akademik baru.

"Dengan semangat gotong-royong di semua lini, saya yakin kita pasti mampu melewati semua tantangan ini," ujarnya.




KemendikbudNadiem AnwarZona HijauPembelajaran Tahun Ajaran Baru

Share to: