Kabar mengejutkan dari kampus UNS Solo, pasalnya pihak kampus mengumumkan untuk menutup sementara sejumlah fasilitas di UNS sebagai langkah pencegahan penularan Covid-19. Hal tersebut dilakukan setelah satu pimpinan UNS Solo dinyatakan positif Covid-19.
Rektor UNS Jamal Wiwoho mengatakan, tes swab kepada jajarannya dilakukan setelah berlangsungnya acara penandatanganan MoU dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) di Solo, pada Selasa 14 Juli 2020.
Setelah acara berlangsung, dia mendapatkan informasi bahwa ada delapan orang dari rombongan tamu yang terkonfirmasi positif Covid-19. Seperti apa kelanjutan fakta-fakta yang sebenarnya? Langsung aja cek ulasan berikut ini gaes.
Jamal dan sejumlah jajarannya yang menghadiri acara itu menjalani tes swab. Hasil yang didapatkan adalah negatif seluruhnya.
Tes Swab menyasar kepada jajaran pimpinan kampus. Dari situ diketahui ternyata ada satu pimpinan UNS dinyatakan positif Covid-19.
Pelacakan terus dilakukan hingga menyasar keluarga pimpinan UNS tersebut. Dari mulai anak, istri, hingga sopirnya.
Pihak kampus kemudian memutuskan untuk menutup kantor pusat atau gedung rektorat dan sejumlah fasilitas kampus. Hal itu tertera dalam surat edaran berikut ini.
Share to:
Related Article
-
Ketua GP Ansor Apresiasi Kerja Keras Menteri Erick Thohir Atasi Covid-19
Update|November 06, 2021 10:47:18