Media sosial tengah dihebohkan dengan unggahan yang memperlihatkan sebidang tembok yang memblokir jalanan umum.
Keberadaan tembok di tengah jalan tersebut merupakan bentuk kekesalan seorang warga lantaran merasa tak pernah ditegur dan di hargai, buntut permasalahannya juga mengarah ke sengketa tanah.
Menurut informasi yang didapat lewat akun Instagram @ndorobeii pada Selasa, 4 Agustus 2020, kejadian ini terjadi di Desa Gading Tanon, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.

Kronologi kejadian bermula saat seorang warga mengaku bagian jalan umum desa setempat merupakan tanah miliknya.
Padahal tanah tersebut sudah dicor semen menggunakan Dana Desa.
Alih-alih tak terima properti pribadinya diambil, ia pun mendirikan tembok untuk memblokir akses jalan. Akibatnya, masyarakat desa kebingungan mencari jalan lewat karena akses jalan tertutup.
Kini unggahan tersebut viral dan beredar luas di media sosial, postingan pengguna Instagram itu pun dibanjiri komentar waraganet.
"Bener min masih bisa dimusyawahkan di RT.... kalau udah berkali2 bilang tapi gak di gubris gmn???" ucap @ikdimuamar.
"Kalo misalnya rumahnya kebakar mobil pemadam gimana lewatnya ya? Atau dia meninggal(pasti semua manusia akan meninggal) nanti bawa kerandanya gimana lewatnya? 🤔," komen akun @raihan_hrvn.
Share to:
Related Article
-
Keren! CEO Superlative Secret Society, Prasetyo Budiman Masuk Forbes 30 Under 30 Indonesia 2022
Update|March 14, 2022 22:09:07
