Jakarta - Komedian Nunung kembali mengenang masa-masa sulit saat harus menjalani pengobatan intensif untuk kanker payudara. Kini, setelah berhasil melewati masa kritis dan dinyatakan sembuh, ia membagikan pengalaman emosionalnya mengenai dampak fisik dari prosedur kemoterapi yang sempat ia jalani.
Dampak Cairan Kimia pada Tubuh
Dalam bincang-bincang bersama Ivan Gunawan, Nunung mengungkapkan bahwa setiap sesi kemoterapi adalah tantangan besar. Ia harus menerima literan cairan medis yang memberikan reaksi kuat pada tubuhnya demi membasmi sel kanker. Baginya, proses tersebut meninggalkan rasa perih dan lelah yang luar biasa.
Nyeri Sendi dan Gangguan Sensorik
Efek samping yang paling berat biasanya baru muncul tiga hari pasca tindakan. Nunung menjelaskan bahwa seluruh tulangnya terasa sangat nyeri, seolah tidak lagi menyatu. Selain itu, ia juga mengalami gangguan keseimbangan yang membuatnya merasa seolah tidak menapak di tanah saat berjalan, atau yang ia sebut dengan sensasi "mengambang".
Masa Pemulihan yang Singkat
Selama enam bulan, Nunung menjalani siklus pengobatan yang sangat padat. Dengan jadwal kemoterapi setiap tiga minggu sekali, ia hanya memiliki waktu yang sangat terbatas untuk memulihkan tenaga sebelum harus kembali menjalani prosedur berikutnya. Kondisi fisik yang melemah bahkan sempat membuatnya kesulitan untuk melakukan aktivitas sederhana seperti makan sendiri.
Ikhlas Kehilangan Rambut demi Kesembuhan
Perjuangan ini juga berdampak pada penampilan fisiknya. Akibat kerontokan rambut yang sangat hebat selama masa pengobatan, Nunung harus merelakan rambutnya habis demi fokus pada proses penyembuhan total. Ketegaran inilah yang akhirnya membawa dirinya bertahan hingga dinyatakan sembuh.
Share to:
Related Article
-
Biodata Taqy Malik, Lengkap Umur dan Agama, Hafiz Al Quran yang Resmi Menikah Lagi pasca Cerai Salmafina Sunan
Taqy Malik|October 19, 2020 14:36:09
