Penyakit tangan, kaki, dan mulut atau flu Singapura kembali menjadi perhatian karena tingkat penularannya yang cukup tinggi pada anak-anak. Handayani menjelaskan bahwa penyakit tersebut dapat menyebar lewat percikan droplet, kontak langsung, hingga benda yang terkontaminasi virus.
Menurutnya, salah satu virus paling berbahaya penyebab HFMD adalah Enterovirus 71 (EV71). Virus ini disebut mampu bertahan cukup lama di permukaan benda dan berisiko menimbulkan komplikasi serius apabila menyerang anak-anak.
Selain menyebabkan ruam dan demam, infeksi EV71 juga dapat memicu gangguan pada sistem saraf seperti meningitis, kejang, hingga ensefalitis. Karena itu, vaksinasi dinilai penting untuk membantu meningkatkan perlindungan terhadap penyakit tersebut.
Vaksin EV71 dapat diberikan kepada anak usia enam bulan hingga hampir enam tahun dalam dua dosis. Tak hanya anak-anak, vaksinasi pada orang dewasa juga dianjurkan guna membantu melindungi bayi dan balita di lingkungan keluarga.
Dokter juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan sehari-hari, mulai dari rutin mencuci tangan, membersihkan mainan anak, menjaga asupan nutrisi, hingga memakai masker di tempat umum untuk menekan risiko penularan flu Singapura.
Share to:
Related Article
-
Pembuat Film Tom and Jerry Meninggal, Warganet Ramai-ramai Kenang Karyanya
Update|April 21, 2020 11:16:25
