JAKARTA - Prasetyo Hadi menyampaikan keprihatinannya terhadap masih adanya pejabat negara yang tersandung kasus korupsi. Ia menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah berkali-kali mengingatkan seluruh jajaran pemerintahan untuk menjauhi praktik korupsi.
Menurut Prasetyo, upaya memberantas korupsi harus dimulai dari lingkungan pemerintahan sendiri. Ia meminta seluruh pejabat, baik di kementerian maupun lembaga negara, menjaga integritas selama menjalankan amanah.
“Presiden terus mengingatkan agar seluruh pejabat membenahi diri dan meninggalkan praktik yang melanggar hukum, terutama korupsi,” ujarnya di kompleks DPR/MPR RI, Jakarta.
Ia juga mengajak semua pihak melakukan evaluasi diri agar tidak terlibat tindakan yang dapat merusak kepercayaan publik terhadap pemerintah.
Pernyataan tersebut muncul di tengah sejumlah kasus dugaan korupsi yang menyeret pejabat negara dalam beberapa waktu terakhir. Beberapa mantan petinggi Badan Gizi Nasional (BGN) telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis.
Selain itu, mantan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim, juga ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK terkait dugaan pemerasan dalam pengurusan izin tinggal warga negara asing.
Kasus lain sebelumnya juga menjerat eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer Gerungan, dalam perkara dugaan gratifikasi dan suap terkait pengurusan sertifikat K3.
Share to:
Related Article
-
Kantor BGN Digeledah Kejaksaan Agung Usai Pergantian Pimpinan oleh Presiden
Makan Bergizi Gratis (MBG) |June 03, 2026 15:00:00
