Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menilai penguasaan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) menjadi hal penting bagi pelajar dan tenaga pendidik di tengah perkembangan digital yang semakin pesat.
Menurut Gibran, masyarakat tidak cukup hanya mengikuti perubahan teknologi sebagai pengguna, tetapi juga perlu memahami dan mampu memanfaatkan perkembangan tersebut. Ia menyebut era digital saat ini telah membawa perubahan besar dalam pola kehidupan, termasuk dunia pendidikan.
Gibran menjelaskan AI dapat menjadi alat yang membantu proses belajar mengajar jika digunakan secara tepat. Teknologi ini dapat membantu siswa dalam mencari informasi, memahami materi, hingga mempermudah penyelesaian berbagai tugas pembelajaran.
Meski demikian, Wapres mengingatkan agar penggunaan AI tidak membuat generasi muda kehilangan kemampuan berpikir mandiri. Ia menekankan pentingnya menjaga kreativitas, logika, dan sikap kritis saat memanfaatkan teknologi.
Selain pelajar, Gibran juga meminta para guru dan orang tua untuk terus meningkatkan kemampuan digital. Menurutnya, AI bisa membantu pendidik mengurangi beban pekerjaan seperti menyusun bahan ajar, membuat soal, dan menciptakan metode belajar yang lebih interaktif.
Ia juga mengingatkan bahwa perkembangan AI harus disertai tanggung jawab dan etika. Teknologi tersebut harus digunakan secara bijak agar tidak disalahgunakan untuk menyebarkan hoaks, melakukan plagiarisme, maupun mengganggu privasi.
Gibran menilai kesiapan menguasai teknologi dengan tetap berpegang pada nilai etika menjadi salah satu kunci untuk mewujudkan Indonesia yang lebih maju di masa depan.
Share to:
Related Article
-
Sukiswanto, Polisi Asal Jateng Ini Viral karena Membantu Warga, Full Respect!
Viral|July 13, 2020 13:46:21
