Perseteruan antara selebgram Awkarin dan Aa Juju bermula dari isu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang tengah menjadi perhatian publik.
Konflik ini mencuat setelah Aa Juju meminta Awkarin ikut menyuarakan kondisi karhutla di Kalimantan melalui media sosial.
Permintaan tersebut disampaikan Aa Juju melalui pesan langsung atau direct message (DM).
Ia berharap Awkarin sebagai figur publik dengan jangkauan audiens yang besar dapat membantu meningkatkan perhatian masyarakat terhadap kebakaran hutan yang berdampak pada lingkungan dan warga sekitar.
Namun, komunikasi tersebut justru memicu perselisihan. Awkarin merasa keberatan dengan cara Aa Juju menyampaikan permintaan tersebut.
Perbedaan respons keduanya kemudian berkembang menjadi perdebatan yang ramai diperbincangkan di media sosial.
Di tengah persoalan itu, Aa Juju akhirnya memberikan klarifikasi dan menyampaikan permintaan maaf kepada Awkarin.
Ia juga menegaskan bahwa dirinya bukan pembenci Awkarin. Meski begitu, perselisihan keduanya kemudian melebar hingga muncul pembahasan mengenai persoalan pribadi.
Perdebatan ini kembali mengangkat pertanyaan mengenai peran figur publik dalam menyuarakan isu sosial dan lingkungan.
Dengan jumlah pengikut yang besar, influencer memiliki potensi untuk membantu menyebarkan informasi mengenai karhutla dan mengajak masyarakat menunjukkan kepedulian terhadap warga terdampak.
Meski demikian, perbedaan cara menyampaikan kritik juga menjadi bagian dari persoalan ini.
Isu karhutla sendiri tetap membutuhkan perhatian, terutama agar informasi mengenai kondisi di lapangan, dampak kebakaran, dan upaya penanganannya dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.
Share to:
Related Article
-
Fakta dan Profil Diniyah Nurmala, Selebgram Jadi Sorotan Beli BMW di Usia 17 Tahun
Update|July 20, 2021 16:05:13
