Politikus Malaysia sekaligus anggota parlemen Muar, Syed Saddiq Syed Abdul Rahman, mendesak pemerintah Malaysia mengajak negara-negara ASEAN mengambil langkah tegas untuk menangani kabut asap lintas batas akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia.
Ia menilai persoalan yang terus berulang ini membutuhkan tindakan bersama agar dampaknya tidak terus dirasakan negara tetangga.
Dilansir dari VIVA.co.id, Syed Saddiq menyampaikan desakan tersebut di tengah kembali meluasnya dampak kabut asap di kawasan Asia Tenggara. Ia mengusulkan agar Malaysia bekerja sama dengan Singapura dan negara ASEAN lainnya untuk menyampaikan protes diplomatik serta menekan perusahaan yang terbukti terlibat dalam pembakaran hutan.
Syed Saddiq juga mendorong pembatasan pendanaan bagi perusahaan terkait, termasuk melalui lembaga keuangan, serta mengajak masyarakat memboikot produk mereka.
Menurutnya, langkah tersebut dapat menjadi bentuk tekanan agar perusahaan bertanggung jawab atas dampak aktivitasnya terhadap lingkungan.
Krisis kabut asap lintas batas sendiri kembali menjadi perhatian karena berdampak pada kualitas udara dan aktivitas masyarakat di sejumlah negara.
Persoalan ini pun menambah dorongan bagi negara-negara ASEAN untuk memperkuat koordinasi dalam menangani karhutla serta mencegah kejadian serupa terus berulang.
Share to:
Related Article
-
Apa Arti Gyatt? Istilah Viral Gen Alpha di TikTok
Update|November 07, 2024 16:00:00
