Beberapa orang mungkin menjadikan momen puasa di bulan Ramadan untuk melakukan diet dan menurunkan berat badan.
Puasa Ramadhan sbenarnya memang dapat membantu mengurangi resistensi insulin dan mempertahankan berat badan yang sehat.
Para peneliti menunjukkan bahwa praktik puasa selama sebulan ini dapat meningkatkan kadar protein yang meningkatkan resistensi insulin dan melindungi terhadap risiko dari makan dengan tinggi lemak dan gula.
Namun, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan sebelum melakukan diet saat puasa Ramadan.
Makanan yang seimbang
Dinda Utami, APKI (Asosiasi Pelatih Kebugaran Indonesia) Certified dan NLP Licensed Practitioner, mengatakan bahwa tak masalah jika ingin melakukan diet saat berpuasa. Namun, kamu harus mengatur pola yang baik dengan prinsip variatif, moderat, juga seimbang.
Kamu harus memastikan bahwa tidak makan berlebih hingga kekenyangan saat sahur dan berbuka. Setelah beberaa jam tidak makan dan minun, kamu pasti ingin "balas dendam" dengan makan sebanyak mungkin.
Jadi kamu harus memperhatikan variasi jenis makanan yang harus memiliki nutrisi yang seimbang. Jangan lupa minum banyak air putuh!
Olahraga
Selain memilih makanan yang kaya nutrisi, kamu juga harus rutin berolahraga.
Ditengah pandemi virus corona ini, ada banyak hal yang bisa kamu lakukan untuk membuang lemak di rumah. Salah satuny adalah dengan melakukan yoga atau latihan lainnya.
Jka kamu dapat melakukannya degan rutin, hal ini juga dapat merubah gaya hidup kamu seudai Ramadan nanti!
Share to:
Related Article
-
Resep dan Cara Membuat Sup Ayam, Menu Sederhana yang Cocok Untuk Buka Puasa
Ramadan 2021|May 03, 2021 15:37:51