5 Cerita Kebaikan di Bulan Ramadan di Tengah Pademi Ini Bikin Terenyuh

5 Cerita Kebaikan di Bulan Ramadan di Tengah Pademi Ini Bikin Terenyuh

Foto

Cerita Kebaikan di Bulan Ramadan di Tengah Pademi


Ada yang berbeda dari Ramadhan tahun ini. Jalanan dan masjid terasa sepi. Tak ada lagi semarak Ramadhan seperti tahun lalu. Penyebabnya, pandemi virus corona yang mewajibkan kita untuk tinggal di rumah dan selalu menjaga jarak. 

Jika terpaksa keluar, selalu perhatikan jarak ketika bertemu orang lain dan pakai selalu masker dan jangan lupa selalu menerapkan perilaku hidup bersih ya guys.

Tak berpangku tangan, masyarakat gotong-royong menolong sesama dalam pandemi ini. Banyak bermunculan kisah kebaikan yang menyentuh hati. Walaupun di tengah keterbatasan, niat baik pasti punya jalan.

Seperti apa sih ceritanya itu? Berikut lima cerita kebaikan Ramadan di tengah pademi yang bikin terenyuh.

1. Rela nggak mudik demi memutus rantai penyebaran virus corona

Foto: Istimewa

Mudik resmi dilarang oleh pemerintah. Pulang ke kampung halaman bisa sangat berbahaya karena jadi faktor penularan virus corona. Ramadhan kali ini dipenuhi cerita pengorbanan tak pulang kampung dan berkumpul dengan sanak saudara. 

2. Tenaga medis yang selalu berjuang melawan Covid-19

Foto: Istimewa

Tenaga medis mempertaruhkan nyawa mereka menangani kasus corona. Setiap hari mereka memakai Alat Pelindung Diri (APD) saat merawat dan memenuhi kebutuhan pasien. Cerita heroik mereka pun bermunculan di berita atau media sosial. Walaupun berat, senyuman tetap terpampang di wajah mereka.

3. Warga selalu saling membantu satu sama lain untuk membersihkan lingkungannya dengan menggunakan disinfektan

Foto: Istimewa

Perilaku hidup bersih jadi garda terdepan dalam melawan pandemi ini. Di berbagai daerah, warga melakukan penyemprotan disinfektan di lingkungannya. Berbagai sudut yang sering disentuh manusia seperti pegangan tangga, pagar, dan lain-lain disemprot agar tak menularkan penyakit. Tak mengandalkan bantuan dari luar, kebaikan warga ini sering dilakukan murni swadaya.

4. Tetangga yang selalu membantu satu sama lain saat ada yang positif corona

Foto: Istimewa

Menjadi pasien positif corona bukan berarti aib. Hal ini terbukti dengan munculnya kisah warga saling membantu ketika ada salah satu dari mereka yang positif corona. Kebutuhan pokok seperti bahan makanan dan lainnya disuplai warga ketika keluarga pasien tersebut harus mengisolasi diri selama 14 hari. Di tengah Ramadhan kali ini, kisah mereka adalah bukti toleransi tinggi antar warga yang masih terjalin hingga kini.

5. Berkeliling membagikan takjil

Foto: Istimewa

Ketika di rumah saja, memesan takeaway lewat ojek online (ojol) jadi penyelamat. Melihat hal ini, warga banyak yang melakukan kebaikan untuk ojol. Ada yang membelikan makanan untuk driver ojol lewat aplikasi khusus tanpa harus diantar ke rumah. Selain itu, ada juga yang membagikan takjil di depan rumah atau lingkungan sekitar untuk ojol yang berkeliling.

Nah itu dia gaes beberapa cerita tentang kebaikan Ramadan tahun ini, semoga kita 




RamadanCovid-19Virus corona

Share to: