Gritte Agatha Ngobrol Bareng Korban Pemerkosaan Saat Praktek Kerja Lapangan, Kisahnya Bikin Haru

Gritte Agatha Ngobrol Bareng Korban Pemerkosaan Saat Praktek Kerja Lapangan, Kisahnya Bikin Haru

Foto
Gritte Agatha dalam #GritteBukaPraktek (Foto: YouTube)

Gritte Agatha menjadi salah satu selebriti yang konten podcast di kanal YouTube pribadinya menarik perhatian, nih. Para undangan yang tidak hanya dari kalangan dunia hiburan membuat podcast buatan Gritte berbeda.

Gritte juga dianggap sangat pas untuk membawakan podcast yang diberi nama "Gritte Buka Praktek" tersebut. Obrolan dari hati ke hati selalu mengena ke penonton. 

Kali ini #GritteBukaPraktek mengangkat pengalaman dari seorang perempuan yang pernah mengalami tindak pemerkosaan dari atasannya sendiri saat sedang melakukan praktek kerja lapangan. Sebelum pemerkosaan terjadi, Mbak yang disamarkan namanya, sering ditanya dengan pertanyaan pribadi yang semestinya tidak ditanyakan.

Kemudian setelah beberapa waktu terjadi, mulailah staff hotel itu mulai melakukan kontak fisik. Lalu, pemerkosaan terjadi sebuah tangga darurat di sebuah hotel. Meskipun membela diri dengan berontak dan berteriak, tetap tak ada yang mendengar Mbak ini. Setelah pemerkosaan itu terjadi, staff itu menyelipkan uang receh di saku kemeja Mbak ini.

Setelah kejadian itu, si Mbak memutuskan untuk gak masuk PKL, bahkan sampai 2 minggu. Sayangnya, Ia mendapat teguran dari atasannya karena hal itu. Akhirnya Ia memilih masuk kembali demi mengejar nilai. Tentu bukan hal mudah, karna Ia sempat berpapasan dengan si pelaku pemerkosaan namun tak ada rasa bersalah sediktpun di raut mukanya.

1. Sempat difitnah menggoda staff hotel

Ternyata kejadian pelecehan lain diterima si Mbak. Ia mengaku ada dua orang staff lainnya yang melakukan pelecehan secara verbal. Namun, saat Ia melakukan perlawanan, justru dianggap sedang menggoda staff tersebut. 

"Aku ketemu Dia (manager department)aku kira bakal dibelain kan. Taunya pas itu managernya malah 'Kamu ngapain sih ngegodain staff?' Kamu anak magang, harusnya gak usah kayak gitu. Kamu tau kan staffnya udah punya isteri'," ungkapnya

2. Pernah pengen bunuh diri

Mbak ini mengungkap, kalau dirinya pernah ingin melakukan bunuh diri karna terus memendam penderitaan itu sendiri.

"pernah ngerasa hidup tuh nggak adil, sempet muak banget pengen bunuh diri hampir setiap saat. Cuman, waktu mikir itu tiba-tiba mikir lagi," ungkapnya.

"kalo misalkan ada pemikiran bunuh diri ketahan, karna mikir ini cuma nyakitin orang lain. Ini gak nolong sama sekali, ini bakal bikin semuanya tambah rumit," tambahnya. 

3. Perubahan sikap

Saat Praktek Kerja Lapangan telah selesai dan dia kembali sekolah, terjadi perubahan sikap yang sangat drastis. Hal itu dirasakan oleh teman-temannya.

"hah kok beda banget nih 180 derajat," kata si Mbak menirukan kata-kata temannya.

4. Sempat dikira lesbian

Karena perubahan sikap yang drastis terhadap keberadaan laki-laki di sekitarnya, sampai pada akhirnya Ia menutup diri pada laki-laki, bahkan dikira lesbian oleh teman-temannya. 

"Aku sempet dikira lesbi karna aku ga ada kontak sama cowo, sempet benci sama cowo, aku ga pacaran sama cowo. Jadi sempet banyak yang ngira aku suka sama cewe," kata si Mbak.

5. Mengalami kejadian pelecehan seksual lain

Ternyata gaes, kejadian pelecehan yang dialami si Mbak bukan cuma sekali dua kali. Saat menaiki kereta Ia juga sempat mengalami pelecehan seksual. Karena berdesakan, ada yang mengambil keuntungan dengan menggesekkan alat kelaminnya ke bagian belakang si Mbak. 

6. Bertahan setelah 6 tahun dan mulai bangkit

Sejak kejadian pemerkosaan di hotel 6 tahun silam, si Mbak akhirnya bisa bangkit dan belajar dari apa yang telah dilaluinya. Ia lalu melanjutkan hidupnya dan mendapatkan kebahagiaan. Gritte pun berterima kasih atas sharingnya, karena banyak yang bisa mengambil pelajaran dari apa yang telah dialaminya.




Info

Share to: