Belajar dari Rumah TVRI Tayangkan Film Wiji Thukul Gaes!

Belajar dari Rumah TVRI Tayangkan Film Wiji Thukul Gaes!

Foto

Wiji Thukul, Istirahatlah Kata-kata (Foto: dok. Istimewa)


Sedikit berbeda dari sebelumnya, Program Belajar di Rumah di TVRI yang dibuat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bakal menayangkan film tentang aktivis demokrasi sekaligus penyair Wiji Thukul berjudul Istirahatlah Kata-kata.

Berdasarkan jadwal program BdR dikutip dari situs resmi Kemendikbud, film Istirahatlah Kata-kata bakal tayang hari Selasa, 16 Juni 2020 pukul 21.30 sampai 23.30 WIB.

Istirahatlah Kata-kata merupakan film karya sutradara Yosep Anggi Noen yang diproduksi 2017. Film ini menceritakan aktivistas Wiji Thukul.

Wiji Thukul, kelahiran 23 Agustus 1963, merupakan aktivis cum penyair yang melawan rezim Orde Baru Soeharto. Dia tak hanya mengkritik pemerintah lewat puisi. Namun juga bergabung dengan sejumlah organisasi yang getol melancarkan perlawanan terhadap rezim Orba.

Tercatat Thukul berjuang bersama Jaringan Kerja Kesenian Rakyat (Jakker) dan Partai Rakyat Demokratik (PRD). Nama terakhir bahkan sempat dinyatakan sebagai partai terlarang yang mengusung ideologi komunisme.

Aktivitasnya tersebut membuat Thukul diduga jadi korban penculikan. Ia dinyatakan hilang pada 1998 dan hingga kini tak pernah ditemukan lagi. Raibnya Thukul diduga ada hubungannya dengan peristiwa kerusuhan 27 Juli 1996 di kantor DPP Partai Demokrasi Indonesia, Jakarta Pusat. Orde Baru menamakan peristiwa itu Kudatuli, akronim dari Kerusuhan 27 Juli 1996. 

Kudatuli merupakan peristiwa kerusuhan yang dipicu serbuan massa pendukung politisi PDI Soerjadi yang didukung tentara Orde Baru, ke Kantor DPP PDI kala itu di kawasan Diponegoro, Menteng, Jakarta, yang dikuasai pendukung Megawati Soekarnoputri.

Orde Baru menuding Partai Rakyat Demokratik sebagai dalang dari kerusuhan tersebut. Aktivis PRD satu per satu diburu, termasuk Thukul.

Wahyu Susilo, adik dari Thukul, bahkan sempat ditangkap karena dituduh menyembunyikan kakaknya ketika diburu aparat. Wahyu menduga dirinya ditahan di lokasi kantor Badan Intelijen Negara sekarang. Ia mengaku diinterogasi terkait keberadaan kakaknya, dan disiksa dengan disetrum jika jawabannya tidak memuaskan.

Program BdR sendiri merupakan kerjasama Kemendikbud dan TVRI untuk memfasilitasi kegiatan belajar sekolah di tengah pandemi Covid-19.

Minggu ini, program BdR tidak menayangkan materi pembelajaran karena sudah memasuki masa libur sekolah. TVRI masih menayangkan program edukasi bersama Kemendikbud yang ditargetkan untuk siswa dan anak-anak.




Wiji ThukulIstirahatlah Kata-kataBelajar di rumah

Share to: