Di tengah konflik India-Cina, sebuah pemberitaan oleh saluran berita India membuat penggemar BLACKPINK marah.
Saluran Berita India bernama "News NationTV" mengudara segmen berita yang terkait dengan pengawasan pemerintah Cina.
Selama segmen tersebut, mereka menampilkan klip BLACKPINK langsung di atas panggung dan menjadikannya objek dan memberi label sebagai "STRIPPER CINA" atau penari dengan gerakan merangsang dan erotis yang biasa dilakukan oleh wanita.
Sayangnya, pemberitaan ini diudarakan di televisi nasional India.
Penggemar pun dibuat murka dengan pemberitaan tak bertangung jawab tersebut.
Mereka turun ke Twitter dengan tagar #ShameOnYouNewsNation untuk meminta klarifikasi mereka.
1. BLACKPINK is South Korean2. How can you call someone str*pper on national news channel3. STOP OBJECTING WOMEN4. STOP SPREADING FAKE NEWS. WE INDIANS ARE TIRED OF YOU5. DO SOME RESEARCH BEFORE.#ShameOnYouNewsNation @NewsNationTV @DChaurasia2312pic.twitter.com/Ryvfu0P8d3
— BLΛƆKPIИK SИS | HYLT⁰⁶²⁶ (@BPINK_SNS) July 17, 2020
Fans menuntut pemimpin redaksi segmen berita untuk meminta maaf.
Tak lama kemudian, akun Twitter "News NationTV" merilis permintaan maaf dengan mengatakan bahwa hal ini terjadi karena kurangnya pengetahuan mereka tentang klip tersebut.
"Kami bertahan dengan kisah kami, namun karena kesalahan atau menyebutnya kesalahan teknis, video yang salah diunggah, kami telah menarik klip video tersebut begitu kami mengetahui tentang hal itu. Kami jujur pada cerita kami, kami selalu yakin dengan apa yang kami tayangkan. Kami menyesal atas kesalahan teknis ini."
Share to:
Related Article
-
Rosé Ungkap Dukungan Member BLACKPINK dan Antisipasi Comeback Grup pada 2025
ROSÉ BLACKPINK|December 12, 2024 21:25:00