Kisah Olive Fried Chicken dan Sang Pemilik Kunardi Sastrawijaya dan Aurora Sastra Rahayu, Mahasiswa di Jogja-Solo Pasti Relate~

Kisah Olive Fried Chicken dan Sang Pemilik Kunardi Sastrawijaya dan Aurora Sastra Rahayu, Mahasiswa di Jogja-Solo Pasti Relate~

Foto
Olive Fried Chicken dan Pemilik Kunardi Sastrawijaya dan Aurora Sastra Rahayu (Foto Instagram: @olivefriedchicken.kak)

Mahasiswa Jogja pastinya sudah nggak kaget lagi nih dengan Olive Fried Chicken dan sang pemilik Kunardi Sastrawijaya dan Aurora Sastra Rahayu.

Yap, Olive Fried Chicken adalah outlet ayam goreng yang sangat terkenal dan hanya ada di daerah Jogja saja.

Pemilik sekaligus pendiri Olive Fried Chicken ini diketahui bernama Kunardi Sastrawijaya yang berusia 46 tahun dan Aurora Sastra Rahayu yang berusia 44 tahun.

BACA JUGA: Fakta-fakta Fiki Naki Urus Passport, Mau ke Kazakhstan?

Kisah Olive Fried Chicken dan pemiliknya ini pun menjadi topik pembicaraan yang asik bagi para konsumen. Apalagi sang pemilik tak berniat membuka cabang di luar Jogja.

Olive Fried Chicken

Olive Fried Chicken diketahui didirikan oleh sepasang suami istri yang bernama Kunardi Sastrawijaya dan Aurora Sastra Rahayu.

Bahkan anak mereka sendiri yang bernama Karen, sudah lama menjadi model dari Olive Fried Chicken tersbeut.

Nggak cuma itu, bahkan nama sang anak juga menjadi brand lain dari saudara Olive Chicken yang bernama Karen Chicken.

Outlet ayam goreng asli Jogja ini ternyata juga sudah memiliki  115 cabang Olive Chicken di Jogja, Solo, dan Kebumen.

Tak buka cabang di luar Jogja

Kunardi dan Aurora juga mengatakan kalau dirinya tak berencana untuk membuka cabang Aurora di luar Yogyakarta dan sekitarnya, karena Olive dikhususkan untuk daerah tersebut saja.

Sementara itu, pasangan suami istri tersebut hanya akan membuka cabang diluar Jogja untuk brand Karen Chicken saja.

Pak kun ternyata juga sempat disokong oleh investor sebelum mendirikan Olive Fried Chicken lho. Namun sayang dirinya memilih mundur karena pihak investor meminta untuk mengganti pemasok ayam yang harganya lebih murah untuk menekan biaya produksi.

Alasan pak Kun menolak adalah karena pemasok ayam tersebut menjadi salah satu pihak yang membantunya saat mendirikan usaha.

Ia pun akhirnya mendirikan usaha Olive Fried Chicken dan membuka cabang secara pelahan, bahkan mereka baru berani membeli rumah setelah memiliki 20 cabang outlet ayam goreng.

Kisah Kunardi dan Aurora

Pak Kun adalah orang keturunan Tionghoa yang sudah terlatih hidup mandiri sejak kecil. Untuk emndapatkan uang dirinya harus rela bekerja lebih dulu.

Pada tahun 1993 saat dirinya pertama kali datang ke Jogja, ia pun langsung memiliki siasat agar bisa bertahan hidup di kota tersebut dengan cara membatasi pengeluarannya tak lebih dari Rp 1 ribu rupiah per hari.

Hal inilah yang membuatnya sangat cinta dengan Yogyakarta dan emnjadikan Olive Fried Chicken sebagai bentuk terima kasihnya untuk Jogja.

Sementara itu saat masih pacaran pak Kun harus bersepeda ataupun berjalan kaki selama 6 kilo meter untuk mengunjungi ibu Aurora di rumahnya.

Mereka merupakan mahasiswa Universitas Sanata Dharma, dengan Pak Kun mengambil jurusan Pendidikan Akuntansi dan Aurora mengambil jurusan Manajemen.

Resep Olive Fried Chicken

Kunardi dan Aurora membocorkan resep rahasia dari rasa dan kerenyahan Olive Fried Chicken yang nggak kalah enak dengan KFC.

Mereka mengatakan kalau bumbu yang digunakan tak ada resep istimewa karena meracik bumbunya sendiri dengan sang istri.

Hanya saja ayam yang digunakan merupakan ayam dengan standar halal dan segar serta tak pernah masuk dalam freezer. Hal ini lah yang mmebuat daging sangat juicy dan tak kering.

Kunardi dan Aurora menjual paket sayap ayam, nasi dan es teh manis dengan harga yang sangat murah yakni Rp 7.000 saja lho.

Sementara itu, di masa penademi ini Olive Fried Chicken terpaksa membatalkan rencananya untuk membuka cabang Karen Fried Chicken di Jakarta dan Surabaya, karena tak ingin megambil resiko memecat karyawannya.

Kunardi dan Aurora, justru membagikan setidaknya 300-400 kotak per hari untuk diberikan kepada masyarakat tak mampu secara gratis.

Menurutnya hal ini dilakukan apabila outlet Olive Fried Chicken harus bangkrut namun tetap bisa dikenal sebagai masyarakat sebagai outlet yang punya nama baik.

Namun hal ini nampaknya tak terjadi, karena Olive Fried Chicken justru semakin laris bahkan menghabiskan sebanyak 6-7 ton ayam segar setiap harinya.

Itulah sedikit kisah tentang Olive Fried Chicken dengan sang pemilik Kunardi Sastrawijaya dan Aurora Sastra Rahayu, yang sangat inspiratif dan sukses gaes. Mahasiswa Jogja dan Solo pasti relate nih dengan kisah ini.




Olive Fried ChickenKisah Olive Fried ChickenKaren Fried ChickenKunardi Sastrawijaya dan Aurora Sastra RahayuOlive Fried Chicken JogjaOutlet Olive Fried Chicken

Share to: