Pertama Kali! Ini Penampakan Peta Tiga Dimensi di Eropa yang Keren Abis Gaes

Pertama Kali! Ini Penampakan Peta Tiga Dimensi di Eropa yang Keren Abis Gaes

Foto
Peta Tiga Dimensi Eropa (Foto Berbagai Sumber)

Belum lama ini ditemukan lempengan batu dengan ukiran berukuran 2 meter kali 1,5 meter yang diduga merupakan penampakan peta tiga dimensi Eropa.

Batu ini pertama kali ditemukan pada tahun 1900 dan sempat hilang. Namun ditemukan kembali pada tahun 2014 di sebuah kastil Prancis untuk diteliti kembali.

Menurut Arkeolog, lempengan batu ini adalah peta tiga dimensi pertama untuk daerah yang tak asing di Eropa.

BACA JUGA: Viral Driver Ojol Dapat Permintaan Gak Wajar, Modus Survey Untuk Pegang-Pegang Gaes!

Selain itu, batu ini juga diketahui sudah berumur 4 ribu tahun dan terdapat motif ukiran dan garis yang menandakan sebuah daerah.

Ada di Zaman Perunggu

lempengan batu ini diketahui sudah ada sejak zaman perunggu gaes, yaitu sekitar tahun 1900 SM dan 1650 SM.

Penampakan peta tiga dimensi ini diketahui ditemukan pertama kali oleh seorang arkeolog bernama Paul du Chatellier pada tahun 1900 di kompleks pekuburan prasejarah di Finistère, barat Brittany.

Namun batu potongan batu ini sempat tersimpan lama di dalam penyimpanan bawah parit di rumah Chatellier.

Namun pada 2014 lalu, batu ini akhirnya pun ditemukan dan kembali diteliti oleh para Arkeolog.

Batu ini sangat akurat dengan sebuah peta

Setelah diteliti, ternyata batu ini memiliki tanda dan motif ukuran yang diyakini sebagai sebuah peta gaes.

Para peneliti juga mengungkapkan kalau mereka menemukan indikasi adanya representasi tiga dimensi dari lembah Sungai Odet yang tergambar lewat lekukan-lekukannya.

Geolokasi dari teritorial pada batu tersebut bahkan memiliki akurasi hingga 80 persen terhadap area di sekitar bentangan sungai sepanjang 18 mil.

BACA JUGA: Bosan, Ini Daftar Aplikasi Komik Online yang Bisa Temani Waktu Senggangmu

“Sudah ada beberapa peta yang diukir di batu dari seluruh dunia. Tapi, biasanya itu hanya interpretasi. Jadi, ini pertama kalinya sebuah peta (kuno) menggambarkan sebuah area dengan skala yang spesifik.” ungkap Dr. Nicolas dari Bournemouth University.




Peta Tiga Dimensi EropaPeta Eropa Zaman PerungguPeta Kuno EropaLempengan batu ternyata petaEropaBatuPeta

Share to: