Fakta dan Kronologi Aisyah Bocah Tewas Setelah Diruqyah Dukun, Disebut Nakal Hingga Kerasukan Genderuwo

Fakta dan Kronologi Aisyah Bocah Tewas Setelah Diruqyah Dukun, Disebut Nakal Hingga Kerasukan Genderuwo

Foto

Mayat Bocah 7 Tahun Disimpan Selama 4 Bulan setelah Tewas Diruqyah Dukun (Foto: Istimewa)


Berikut sejumlah fakta tentang bocah berinisial A atau Aisyah, berusia 7 tahun asal Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah yang ditemukan tewas hampir tinggal kerangka setelah diruqyan dukun!

Sosial media tengah diramaikan dengan pembicaraan tentang seorang anak yang menjadi korban kesalahan ruqyah oleh dukun. Mayatnya bahkan disimpan oleh orangtuanya di kamar sejak 4 bulan yang lalu gaes!

Berdasarkan berita yang beredar, orangtua korban membawanya ke dukun karena nakal hingga disimpulkan bahwa A kerasukan gunderuwo.

Baca Juga: Kumpulan Ibu-ibu Marah Saat Pandemi dan Penyekatan Mudik

Berikut sejumlah fakta, penelusuran dan juga kronologi bocah 7 tahun yang tewas setelah diruqyah dukun.

Berawal dari Laporan Warga Tentang mayat Bocah di Rumah Korban

Kasus ini terbongkar ketika para tetangga melaporkan penemuan mayat seorang anak perempuan di rumah korban, Desa Congkrang, Kecamatan Bejen, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

Kapolres Temanggung AKBP Benny Setyowadi menuturkan bahwa mayat tersebut diidentifikasi sebagai A, bocah perempuan berusia 7 tahun. 

Baca Juga: Whatsapp dan Telegram Saling Serang di Medsos, Ini Keunggulan Keduanya yang Harus Diketahui Gaes

Mirisnya, jasad korban terlihat sudah membusuk dan hampir tinggal kerangka gaes!

Dibiarkan Membusuk Selama 4 Bulan

Sudah berbentuk kerangka dan hampir menyerupai 'mummy', ternyata jasad A sudah dibiarkan terbaring selama 4 bulan oleh kedua orangtuanya.

Paman korban yang pertama kali menemukan korban menuturkan bahwa ibu korban dengan sengaja membiarkan A terbaring berbulan-bulan karena tengah melakukan perawatan.

Ibu korban juga mengakui bahwa A menjalani perawatan setelah diruqyah oleh dukun karena disebut-sebut nakal.

Dukun yang Menjadi Pelaku adalah Tetangga Korban

Diketahui bahwa orangtua korban menyerahkan anaknya kepada dukun karena dianggap nakal.

Ternyata, dukun yang melakukan ruqyah hingga korban tewas adalah Haryono (56th) dan Budiono (43th) yang merupakan tetangga korban. Keduanya disebut berprofesi sebagai dukun.

Menurut keduanya, Aisyah nakal karena kerasukan Genderuwo. Untuk menyembuhkannya, korban harus ditenggelamkan kepalanya ke bak mandi hingga tak sadarkan diri. Setelah itu, mereka meminta orangtua A untuk meletakannya di tempat tidur.

Kedua dukun ini mengatakan bahwa Aisyah akan bangun kembali. Hal ini lah yang membuat orangtua korban terus menyimpan mayat anaknya sampai berbulan-bulan lamanya.

Baca Juga: Fakta dan Kronologi Kerusuhan Mei 1998, Dari Tragedi Trisakti Hingga Pelecehan Seksual Wanita Tionghoa

Kini kejadian tersebut tegah  ditangani pihak kepolisian dengan laporan pihak keluarga. Mayat korban juga akan dilakukan diautopsi untuk mengetahui penyebab kematiannya.

Nah, itu dia  fakta tentang Aisyah, bocah 7 tahun asal Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah yang ditemukan tewas hampir tinggal kerangka setelah diruqyan dukun




AisyahKorban AisyahBocah tewas diruqyahTewas setelah DiruqyahDiruqyah DukunBocah Nakal DiruqyahKemasukan GenderuwoBocah nakal kemasukan Genderuwo

Share to: