Ini 5 Strategi Transformasi Holding PTPN Group Hingga Sukses Naikan Laba Bersih

Ini 5 Strategi Transformasi Holding PTPN Group Hingga Sukses Naikan Laba Bersih

Foto

Foto: 5 Strategi Transformasi PTPN


Manajemen Holding PTPN melakukan lima strategi dalam menjalankan transformasi higga membawa kinerja PTPN Group berada pada level terbaik.

BACA JUGA: Kerja Keras PTPN Group di Tengah Pandemi Catatkan Trend Positif Kenaikan Laba Bersih Rp 1,1 Triliun

Kelima strategi tersebut meliputi tiga strategi utama, yakni Optimalisasi Portfolio & Operational Excellence, Commercial Excellence & Ekspansi Hilir dan Optimalisasi Aset & Kemitraan Strategis dan dua strategi pendukung yaitu, Pengembangan Kapabilitas dan Budaya & Peningkatan System dan Teknologi. Hal tersebut tergambar dalam sejumlah bidang pencapaian revenue, kinerja, produk unggulan, dan pengembangan sumber daya manusia.

Program tersebut diterapkan untuk mengoptimalkan kinerja dan efektivitas perusahaan menghadapi tantangan di berbagai aspek termasuk pengelolaan portofolio, operasional, komersial, investasi dan pendanaan, model operasi, merit system, budaya dan kapabilitas.

Selain itu, peningkatan kinerja PTPN Group juga didukung oleh penerapan Integrated procurement System (IPS), merupakan proses pengadaan barang dan jasa secara terintegrasi dengan bantuan aplikasi dan teknologi berbasis internet.

IPS memberikan manfaat antara lain mengurangi biaya perusahaan sehingga diperoleh nilai efisiensi sebesar Rp 599,18 milyar atau 9,32 persen dari RKAP sampai dengan Semester I 2021.

Ini menjadi salah satu bagian penting dari Rencana Transformasi Perusahaan adalah Transformasi Keuangan yang memiliki tujuan utama untuk memastikan keberlanjutan PTPN Group ke depannya. Transformasi Keuangan memiliki empat prinsip utama yaitu: Bisnis berkelanjutan, Komperhensif, Cash Flow Consolidation, dan Transparan.

Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) semakin memperkuat brand di pasar ritel dengan peluncuran produk nasional NUSAKITA pada 17 Agustus 2021. Peluncuran brand ritel nasional NUSAKITA dalam produk minyak goreng, gula pasir, teh, dan kopi ini dilakukan PTPN untuk memenuhi ketersediaan bahan pokok yang dibutuhkan masyarakat dengan harga yang terjangkau dan kualitas premium.

BACA JUGA: Komisaris PTPN VIII Adrian Zakhary dan Anggota DPR RI Tommy Kurniawan Bahas Potensi Agro Wisata

Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) Mohammad Abdul Ghani mengatakan, “Indonesia merupakan salah satu negara penghasil dan pengekspor minyak kelapa sawit (CPO) terbesar di dunia, dimana PTPN Group sebagai perusahaan perkebunan kelapa sawit terbesar di Indonesia dengan produk turunan CPO, sudah saatnya PTPN Group serius memasuki industi hilir dengan memproduksi minyak goreng yang bermutu. Langkah hilirisasi ini merupakan peran perusahaan dalam menjaga ketahanan pangan dan mendorong peningkatan nilai tambah




PTPNPTPN IIIHolding PTPN5 Strategi BUMN5 Strategi PTPN

Share to: