Mengaku Dijebak Oleh TV One, Nirina Zubir Marah Mafia Tanah Diberi Pangung

Mengaku Dijebak Oleh TV One, Nirina Zubir Marah Mafia Tanah Diberi Pangung

Foto

Nirina Zubir Marah Dijebak Oleh TV One Mafia Tanah Diberi Pangung (Foto: Instagram @)


Nama Nirina Zubir tengah menjadi perbincangan usai mengaku dijebak oleh TV One dan sebut sengaja memberi panggung pada mafia tanah.

Sebelumnya diketahui Nirina Zubir menjadi narasumber dalam program TV One Apa Kabar Indonesia Malam.

Hal ini karena kasusnya yang menjadi korban mafia tanah yang tersangkanya merupakan mantan ARTnya sendiri, Riri Khasmita.

Riri Khasmita diduga mengubah kepemilikan enam aset srtifikat milik mendiang ibunda Nirina Zubir, Cut Indria Marzuki menjadi atas namanya dan suami yang dibantu dengan notaris dan PPAT.

BACA JUGA: Fakta Terbaru Pemotor Hilang di Cadas Pangeran Ternyata Ngeprank, Netizen: Satu Indonesia Kena Prank

Kecewa dengan TV One

Dalam wawancara bersama TV One atas kasusnya yang menjadi korban mafia tanah, Nirina Zubir tiba-tiba walk out dari acara tersebut.

Nirina mengaku kecewa karena merasa dijebak TV ONE untuk tampil bersama pengacara yang tak jelas dan mengaku sebagai kuasa hukum dari Riri.

"Sumpah kecewa banget ya sama TV ONE, Nirina nggak mengerti, maksudnya Nirina udah memberikan waktu banyak untuk TV ONE dari jam 5.30 WIB pagi, untuk memberikan wawancara dan juga semua pikiran serta pengalaman Nirina di TV ONE. Tapi apa yang terjadi, Nirina dari tadi lo, dari jam 5.30 WIB pagi tadi sampai detik ini belum selesai melakukan wawancara, tapi apa yang terjadi, TV ONE menjebak Nirina, live bersama seseorang yang mengaku kuasa hukum dari tersangka, Riri Khasmita, dan yang kita ketahui itu bukan dia," ucap Nirina di Instagram Stories Kamis, 18 November 2021.

Nirina bahkan menyebut jika TV One sengaja memberi panggung untuk pengacara baru yang bermunculan mengenai kasusnya ini.

"Kalau dia itu pengacara baru, ayo lah pasti banyak pengacara-pengacara yang bermunculan di saat seperti ini, tapi masa dikasih panggung sih sama TV ONE?," kata Nirina.

Atas Kejadian tersebut akhirnya Nirina dan kuasa hukumnnya menuntut permohonan maaf resmi dari TV One.

Klarifikasi TV One

Sementara itu, pihak TV One langsung melakukan klarifikasi dan membuat surat terbuka untuk Nirina Zubir.

Salam hormat,

Saya Eduardus Karel Dewanto, Penanggungjawab Program Apa Kabar Indonesia Malam dan Tim, menanggapi ketidaknyamanan Mbak Nirina Zubir, saat berdialog di tvOne dengan judul "Rumah Ditilap Mafia Tanah, Nirina Menggugat"

Berikut penjelasan kami :

1. Sama sekali tvOne tidak bermaksud menjebak, seperti disampaikan Mbak Nirina dengan menghadirkan pengacara tersangka Riri. Semata mata, kehadiran pengacara tersangka tersebut untuk memenuhi kaidah pemberitaan yang seimbang dan menghormati asas praduga tak bersalah.

2. Sama sekali tvOne tidak bermaksud dengan sengaja, tidak menginformasikan kehadiran pengacara tersangka. Kami memperoleh narasumber tersebut untuk memenuhi kaidah keberimbangan pun di menit terakhir menjelang on air. Sejak awal dialog seluruh narasumber sudah diperkenalkan presenter. Saat itu, Mbak Nirina juga bersedia berdialog dengan pengacara tersebut. Saat jeda komersial pun tidak ada masalah. Persoalan muncul ketika di segmen berikutnya presenter memberi waktu ke kuasa hukum tersangka.

3. Dalam konteks isi dialog, tvOne sepakat dan berpihak pada pemberantasan Mafia Tanah. Oleh karena itulah, kami menghadirkan nara sumber yang kompeten lainnya, seperti Staf Khusus Kementerian BPN, Dirkrimsus Polda Metro Jaya dan Pengamat Pidana. Dari narasumber tersebut, disimpulkan semuanya setuju Mafia Tanah harus diperangi.

Demikian penjelasan kami semoga bisa membantu menjernihkan informasi atas ketidaknyamanan Mbak Nirina Zubir, selaku korban Mafia Tanah.

Terima kasih

Salam Hormat,

Eduardus Karel Dewanto

Manager Hard News Talkshow.

BACA JUGA: Keluarga Konfirmasi VN Pemotor Hilang Secara Misterius yang Viral di Sosmed Hoax




Nirina ZubirMafia Tanah Diberi PangungNirina Zubir kecewa dengan TV OneNirina Zubir dijebak TV Oneklarifikasi TV OneNirina Zubir walk out

Share to: