HIMPASKOM UI Sukses Gelar FESKOM, Hadirkan Talkshow Digital Sambut Mahasiswa Baru

HIMPASKOM UI Sukses Gelar FESKOM, Hadirkan Talkshow Digital Sambut Mahasiswa Baru

Foto

HIMPASKOM UI Sukses Gelar FESKOM (Foto: Istimewa)


Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia (HIMPASKOM UI) sukses menggelar Festival Komunikasi UI 2022 (FESKOM UI 2022).

Acara FESKOM UI 2022 ini digelar untuk menyambut kehadiran mahasiswa baru angkatan 2022 di Pasca Sarjana Ilmu Komunikasi UI.

Dalam rangka FESKOM UI 2022, dihadirkan pula talkshow menarik seputar digital dengan menghadirkan beberapa narasumber.

Baca Juga: Gelar FESKOM UI dan Hadirkan Talkshow Digital, HIMPASKOM Sambut Mahasiswa Baru Gaes

HIMPASKOM Sukses Gelar FESKOM

Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia (HIMPASKOM UI) baru saja sukses menggelar Festival Komunikasi UI 2022 (FESKOM UI 2022) pada Sabtu, 3 September 2022.

Acara yang digelar di Mochtar Riady Social and Political Research Center, FISIP UI, Depok ini, hadir dengan tema besar "Sinergi Prestasi Komunikasi". 

FESKOM UI 2022 ini digelar untuk menyambut mahasiswa baru angkatan 2022 dan menjadi wadah silaturahmi seluruh sivitas akademika di program studi Pascasarjana Ilmu Komunikasi UI.

Acara FESKOM UI 2022 didukung oleh Bank Indonesia dan turut disponsori oleh Tatalogam Group, Maxx Coffee, Soto Bu Tjondro, Coca Cola Europacific Partners, MAJA Labs, dan Kompas. Selain itu, FESKOM UI juga didukung oleh Media Indonesia, BuddyKu, Suara Mahasiswa UI, Kuyou.ID, dan Correcto sebagai media partner.

Kondisi Kedaulatan Digital di Indonesia

Untuk membahas kondisi kedaulatan digital di Indonesia, FESKOM UI 2022 mengundang Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika, Dr. Usman Kansong sebagai keynote speaker dan berbicara mengenai “Kedaulatan Digital di Era Berlimpahan”.

Dr. Usman Kansong mengatakan bahwa Kemenkominfo telah berupaya untuk menjaga dan melindungi data pribadi pengguna internet dan media digital. Hasilnya, kedaulatan digital di era keberlimpahan bisa dirasakan seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

"Kemarin di pertemuan tingkat menteri-menteri komunikasi dari negara anggota G20 kita bersepakat bahwa digitalisasi akan sifat human center, pusatnya manusia bukan dari teknologi itu sendiri. Dan hasil regulasi ini sedang kita kembangkan, pemerintah akan mengatur tentang perusahaan atau perorangan penyelenggara sistem elektronik (PSE) yang berusaha di Indonesia terdaftar secara resmi. Ini bagian dari melindungi kedaulatan digital kita," ucap Dr. Usman Kansong.

Talkshow Digital di FESKOM UI 2022

Tak hanya berbicara mengenai kedaulatan digital saja, FESKOM UI 2022 juga berbicara mengenai dunia digital saat ini. Hal ini dibalut dalam talkshow menarik dengan tema "Era Digital: Peluang dan Tantangan”.

Untuk menyukseskan talkshow ini, FESKOM UI 2022 mengundang beberapa narasumber yang berkompeten di bidangnya masing-masing. Mereka adalah dosen Ilmu Komunikasi UI, Whisnu Triwibowo, PhD dan Dr. Firman Kurniawan, CEO FundEx,M.  Agung Wibowo, perwakilan Bank Indonesia, Puji Widodo, serta Producer Metro TV News, Prima Virginia selaku moderator.

Whisnu mengatakan bahwa digitalisasi melalui kecepatan teknologi membuat manusia dimudahkan. Namun, manusia harus bisa beradaptasi dengan digitaliasasi ini agar mendapatkan kemudahannya.

“Teori tersebut muncul dari medium digital, jadi teori yang muncul hari ini sudah muncul sebelumnya hanya saja medianya berbeda. Maka teori sebelumnya, sebenarnya relevan diterapkan sekarang dan telah diuji berulang kali,” ujar Whisnu.

Lain halnya dengan Firman yang bercerita mengenai masalah yang dihadapi di dunia digital, yakni munculnya anonimitas atau memalsukan atau menyembunyikan identitas, yang bisa menghilangkan otentisitas manusia di hadapan teknologi.

"Manusia (pengguna) bisa saja absen dari tanggung jawab dan terjadi pendangkalan,” ujar Firman.

Mengenai peluang bisnis di era digital, Agung mengatakan peluang bisnis platform digital akan terbuka besar dan cukup menjanjikan.

“Mahasiswa sekarang cenderung berusaha menciptakan sesuatu sehingga saat lulus mereka membuat produk, didukung universitas dan banyaknya investor. Terbukti Indonesia mampu bersaing dan menjadi nomor 2 setelah Singapura di Asia Tenggara,” ujar Agung.

Tak ketinggalan pula, Puji sebagai perwakilan Bank Indonesia (BI) mengatakan bahwa BI telah berupaya untuk mengatur regulasi bisnis di Indonesia.

Salah satunya adalah teknologi QRIS yang dihadirkan BI, yang mana QRIS kini telah beroperasi di beberapa negara Asia Tenggara seperti Singapura, Thailand dan Malaysia. Hal ini membuat WNI bisa dengan mudah bertransaksi di luar negeri dengan menunjukkan barcode QRIS.

Selain QRIS, BI juga telah menurunkan biaya transaksi antar bank dari Rp 6.500 menjadi Rp 2.500 melalui BI Fast.

"Sebisa mungkin dicek ulang apakah dilindungi dan di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan,” tutur Puji. 

Ditutup dengan Festival

Sebagai penutup rangkaian acara FESKOM UI, dihadirkan festival untuk menghibur para peserta. 

Festival tersebut menghadirkan sejumlah hiburan seperti penampilan band, penampilan stand up comedy dari Patra Gumala, salah satu alumni Pasca Sarjana Ilmu Komunikasi UI yang sukses menjadi komika dan penyiar radio.

Baca Juga: Viral Skripsi Freemason Universitas Indonesia, Netizen Auto Ramai Belajar Sejarah

Serta doorprize yang berisi buku dari narasumber talkshow dan kaos Ghozali Everyday dari MAJA Labs.




HIMPASKOM UIFESKOM UI 2022Kedaulatan digitalKeuntungan dunia digitalProblema dunia digitalMAJA LabsTalkshow digital

Share to: