Hadiri Exposure di Malang, Founder MAJA Labs Adrian Zakhary Bahas NFT hingga Digital Fashion Gaes

Hadiri Exposure di Malang, Founder MAJA Labs Adrian Zakhary Bahas NFT hingga Digital Fashion Gaes

Foto

Founder MAJA Labs Adrian Zakhary Hadiri Exposure di Malang (Foto: Istimewa)


Founder MAJA Labs, Adrian Zakhary menghadiri acara Exposure di Malang pada 20 November 2022.

Dalam acara ini, Adrian Zakhary turut menjadi pembicara dalam Web3 NFT Talk, dimana Adrian membahas mengenai NFT itu sendiri hingga digital fashion.

Baca Juga: Founder MAJA Labs Adrian Zakhary Bangun Komunitas Digital Nomad Lewat MURAL FEST X MAJA Labs

Tentang Exposure

Exposure ini adalah acara Exhibition Mahasiswa Desain Komunikasi Visual 2018 Universitas Negeri Malang. Acara ini digelar selama dua hari, 19-20 November 2022 di Koppi Asia Malang, Jl. Sigura Gura No. 32-34, Sumbersari, Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur.

Exposure ini menghadirkan berbagai rangkaian acara menarik, mulai dari talkshow NFT, pameran karya, games hingga konten bareng Euphodea, konten kreator ternama yang merupakan mahasiswa UNM Malang. 

Exposure ini juga menjadi Acara NFT bertajub Exhibition pertama di Kota Malang.

Adrian Zakhary Bahas NFT hingga Digital Fashion

Founder MAJA Labs, Adrian Zakhary turut hadir di hari kedua Exposure ini. Tak hanya itu, Adrian Zakhary juga menjadi salah satu pembicara dalam talkshow NFT yang dihadirkan Exposure.

Dalam hal ini, Adrian Zakhary membahas mengenai NFT yang kini sedang mulai berkembang di Indonesia. Adrian menjelaskan bahwa di masa depan, NFT bisa berfungsi sebagai mata uang. Untuk saat ini, Crypto di Indonesia masih dianggap sebagai aset digital, belum mengarah ke mata uang.

"Suatu hari di masa depan, Blockchain, NFT tadi itu bukan hanya sekedar untuk trading yang dipakai hari ini. Itu akan menjadi sustain ke depannya, karena itu akan menjadi fungsi kayak mata uang yang kita pakai hari ini," jelas Adrian.

Tak hanya itu, Adrian juga membahas mengenai digital fashion yang saat ini sedang menjadi fokus dari MAJA Labs.

Untuk diketahui, MAJA Labs sendiri akan menggelar Bali Digital Fashion Week 2022 (BDFW 2022) pada 10-16 Desember 2022 di Bali.

Adrian Zakhary mengatakan bahwa satu hal yang membuat Bali Digital Fashion Week ini penting, karena BDFW 2022 ini akan menjadi sejarah event digital fashion pertama di Asia.

"Menurut saya yang paling penting kenapa digital fashion week di Bali ini penting karena ini akan menjadi event pertama di Asia," ucap Adrian.

BDFW 2022 ini digelar atas kolaborasi yang dihadirkan antara MAJA Labs dan Indonesia Creative Cities Network (ICCN). BDFW 2022 muncul atas inisiasi MAJA Labs dan didukung oleh ICCN karena melihat keresahan terhadap efek rumah kaca dan gas dunia yang disebabkan oleh industri pakaian.

BDFW 2022 juga menjadi kampanye menyuarakan tentang masa depan digital fashion di Indonesia hingga dampak lingkungan yang berkelanjutan.

Baca Juga: Jelang BDFW 2022, Founder MAJA Labs Adrian Zakhary Sebut Phygital Strategi Pemasaran yang Berhasil

Tak hanya menjadi pembicara, Adrian Zakhary juga menyambangi beberapa hasil karya Mahasiswa Desain Komunikasi Visual 2018 Universitas Negeri Malang yang dipamerkan di acara Exposure ini.




ExposureEuphodeaAdrian ZakharyMAJA LabsWeb3NFTDigital fashionBali Digital Fashion Week 2022BDFW 2022

Share to: