Fanny Soegi Ungkap Baru Tahu Status Anak Adopsi di Usia 19 Tahun

Fanny Soegi Ungkap Baru Tahu Status Anak Adopsi di Usia 19 Tahun

Fanny Soegi Ungkap Baru Tahu Status Anak Adopsi di Usia 19 Tahun

Fanny Soegi Ungkap Cerita Jadi Anak Adopsi (Foto: Instagram @fannysoegi)


Pelantun lagu Asmalibrasi, Fanny Soegi mengungkapkan pernyataan mengejutkan. Baru-baru ini ia mengaku sebagai anak adopsi.

Banyak yang mengira bahwa perempuan kelahiran 1999 ini merupakan keturunan Chinese. Namun ternyata hal itu salah, sebab Fanny Soegi bukanlah anak kandung dari orang tuanya.

Baca Juga: Biodata dan Profil Fanny Soegiharto: Umur, Agama dan Karier, Penyanyi Asmalibrasi Vokalis Soegi Bornean

Pernyataan Fanny Soegi terkait dirinya yang merupakan anak adopsi itu diungkapkan ketika diwawancarai Soleh Solihun dalam YouTube Authenticity ID.

"Sebenarnya saya bukan Chinese, saya itu anak ambil," ucap Fanny, dikutip dari YouTube Authenticity ID.

"Dulu di tahun 1999, kelahiran saya, ada dua bayi ditinggalkan (di rumah sakit), saya termasuk yang di sana," jelasnya.

Fanny menceritakan dirinya di asuh dengan baik oleh orang tua angkat. Saat kecil Fanny bahkan memiliki sopir dan suster pribadi. Dia juga sempat menikmati memiliki uang saku Rp 100.000 per hari saat masih Sekolah Dasar.

Namun, semuanya berubah ketika ayahnya meninggal di tahun 2013 dan meninggalkan utang miliaran hingga membuat ibunya bekerja untuk membayar semua utang-utang tersebut.

"Ibu saya jadi sosok mandiri banget, dan harus menuntut saya jadi anak mandiri," ujar Fanny.

Fanny yang masih duduk di bangku SMP sempat marah karena merasa tak mendapat perhatian. Sikap kakak laki-laki Fanny juga berubah yang membuat Fanny penasaran dan bertanya penyebabnya pada sang ibu. Dan disaat itulah ia baru mengetahui bahwa dirinya dan sang kakak merupakan anak adopsi. 

Meski sempat marah, Fanny akhirnya bisa menerima situasi dan kondisi kehidupan keluarganya yang berubah secara drastis.

"Waktu itu kakak saya mungkin lagi salah jalan, marahnya enggak terbendung, saya sebetulnya marah," tutur Fanny.

"Cuma ya gimanapun ibu saya bilang 'melahirkan, mengandung itu susah, tapi yang susah itu membesarkan.' Dari sana saya enggak akan bisa marah, saya harusnya terima kasih sama ibu saya," imbuhnya.

Di tahun 2018, Fanny berhenti kuliah dan mulai bekerja. Dirinya yang tak tahu cara membuat kopi akhirnya belajar dari teman dan sempat bekerja sebagai seorang barista.

Baca Juga: Fanny Soegi Umumkan Keluar dari Grup Band Soegi Bornean

Meskipun berusaha kuat dengan kehidupan yang dijalaninya, Fanny mengaku sampai saat ini masih ada momen-momen di mana dirinya bisa tiba-tiba teringat semua dan menangis.




Fanny SoegiFanny Soegi anak adopsi

Share to: