Selebgram Awkarin akhirnya buka suara terkait kerja samanya dengan Hanania Group yang belakangan menjadi sorotan usai muncul laporan dugaan penipuan perjalanan umrah.
Melalui kuasa hukumnya, Artahsasta, Awkarin menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menerima bayaran dalam bentuk uang selama menjalankan promosi untuk perusahaan tersebut.
Artahsasta menjelaskan, kerja sama yang dijalani kliennya menggunakan sistem barter. Sebagai imbalan atas promosi di media sosial, Hanania Group memberikan fasilitas keberangkatan umrah kepada Awkarin.
Selama periode kerja sama yang berlangsung pada akhir Juli hingga awal Agustus 2024, Awkarin diketahui mengunggah 12 konten promosi di Instagram, yang terdiri dari sembilan foto dan tiga video reels.
Awkarin mengaku baru mengetahui adanya persoalan setelah muncul laporan dari sejumlah jemaah yang mengaku gagal diberangkatkan ke Tanah Suci.
Ia menyampaikan rasa prihatin kepada para korban dan berharap persoalan tersebut dapat segera menemukan titik terang.
Menurut Awkarin, kehadirannya memenuhi panggilan penyidik merupakan bentuk dukungan terhadap proses hukum yang sedang berjalan.
Ia menegaskan siap bekerja sama dengan kepolisian agar kasus tersebut dapat diusut secara menyeluruh dan para korban memperoleh hak mereka kembali.
Awkarin juga menegaskan posisinya berada di pihak para korban. Ia menyatakan akan mengawal proses hukum yang berlangsung dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus tersebut kepada aparat kepolisian demi terciptanya keadilan bagi seluruh jemaah yang terdampak.
Share to:
Related Article
-
Kejadian Mengejutkan di Acara Rumah Verrell, Fuji dan Lucinta Luna Ungkap Semua
FUJI|March 11, 2025 05:45:00
