Folarin Balogun Tetap Main usai Kartu Merah, Keputusan FIFA Tuai Perdebatan

Folarin Balogun Tetap Main usai Kartu Merah, Keputusan FIFA Tuai Perdebatan

Sumber Foto : Istimewa


Keputusan FIFA menangguhkan hukuman larangan bermain untuk penyerang timnas Amerika Serikat, Folarin Balogun, menjadi salah satu topik yang ramai diperbincangkan usai laga babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Sorotan tak hanya tertuju pada keputusan Komite Disiplin FIFA, tetapi juga pada laporan yang menyebut Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, melakukan komunikasi langsung dengan Presiden FIFA, Gianni Infantino, sebelum keputusan tersebut diumumkan. Klaim itu pun memicu berbagai reaksi dari publik.

Kontroversi bermula saat Amerika Serikat menghadapi Bosnia & Herzegovina di San Francisco Bay Area Stadium, Kamis (2/7/2026).

Dalam pertandingan tersebut, Balogun diganjar kartu merah setelah dianggap melakukan pelanggaran terhadap pemain lawan. Tayangan ulang VAR memperlihatkan sang striker menginjak kaki bek Bosnia & Herzegovina.

Sesuai regulasi FIFA, kartu merah langsung umumnya berujung pada larangan tampil satu pertandingan. Namun, Komite Disiplin FIFA kemudian memutuskan menangguhkan hukuman tersebut selama masa percobaan satu tahun.

Mengacu pada Pasal 27 Kode Disiplin FIFA, sanksi tersebut baru akan berlaku apabila Balogun kembali melakukan pelanggaran serupa dalam periode masa percobaan.Dengan keputusan itu, ia tetap bisa memperkuat Amerika Serikat saat menghadapi Belgia di babak 16 besar.

Usai pengumuman tersebut, Donald Trump diketahui menyampaikan respons positif melalui platform media sosial miliknya, Truth Social.

Sementara itu, keputusan FIFA terus memancing perdebatan di kalangan penggemar sepak bola karena dinilai sebagai salah satu keputusan disiplin yang paling menyita perhatian sepanjang gelaran Piala Dunia 2026.




Fifa 2026USA

Share to:



Modal Video 01