Celah Akses Kantor Terungkap dalam Kasus Saldo TikTok Vilmei Rp1,28 Miliar

Celah Akses Kantor Terungkap dalam Kasus Saldo TikTok Vilmei Rp1,28 Miliar

Sumber Foto : Istimewa


BEKASI – Kasus dugaan penggelapan saldo akun TikTok milik kreator konten Vilmei memasuki perkembangan baru. Polisi mengungkap akses terhadap perangkat perusahaan diduga menjadi celah yang dimanfaatkan dalam perkara dengan nilai transaksi sekitar Rp1,28 miliar tersebut.

Polres Metro Bekasi Kota telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka. Salah satunya merupakan mantan karyawan yang sebelumnya memiliki akses terhadap perangkat yang digunakan untuk kegiatan operasional akun.

Menurut kepolisian, akun TikTok Vilmei dalam kondisi sudah login pada perangkat perusahaan yang digunakan untuk aktivitas live streaming. Akses tersebut diduga kemudian dimanfaatkan tanpa sepengetahuan pemilik akun.

Penyidik juga menelusuri bagaimana saldo dikonversi menjadi koin TikTok, dikirim melalui hadiah digital dan kemudian dicairkan melalui akun lain.

Nilai Rp1,28 miliar yang disebut dalam perkara tersebut merupakan total saldo yang digunakan dalam rangkaian pembelian koin. Polisi menegaskan angka itu belum otomatis sama dengan nilai uang tunai bersih karena terdapat proses konversi dan potongan platform.

Salah satu tersangka mengaku menerima dan menggunakan sekitar Rp600 juta dari rangkaian transaksi. Namun nominal tersebut masih berdasarkan keterangan tersangka dan belum merupakan penghitungan akhir penyidik.

Dana yang diduga berasal dari perkara itu disebut digunakan untuk berbagai kepentingan pribadi, mulai dari kebutuhan sehari-hari, tempat tinggal, cicilan kendaraan, pakaian, kosmetik hingga telepon seluler.

Penyidikan masih berlanjut untuk memastikan aliran dana dan nilai kerugian akhir.




#Vilmei #TikTok #KasusVilmei #Selebgram

Share to:



Modal Video 01