Rencana Davina Karamoy untuk menunaikan ibadah haji bersama sang ibu kini berada dalam ketidakpastian. Keinginannya menggunakan layanan Haji Plus dari Hanania Travel terancam terkendala setelah biro perjalanan tersebut terseret kasus dugaan penipuan.
Davina diketahui telah memilih Hanania Travel sebagai penyedia jasa perjalanan untuk ibadah hajinya. Tak hanya itu, ia juga sudah membayarkan uang muka sebesar USD10.000 atau sekitar Rp178 juta.
Jumlah tersebut merupakan bagian dari biaya paket Haji Plus yang ditawarkan Hanania Travel. Untuk satu orang, biaya perjalanan disebut mencapai USD17.000 atau sekitar Rp305 juta. Karena Davina berencana berangkat bersama ibunya, maka biaya tersebut berlaku untuk masing-masing calon jemaah.
Kuasa hukum Davina, Yulius Irawansyah, menegaskan bahwa kliennya berada dalam posisi sebagai korban dalam persoalan yang tengah menimpa Hanania Travel.
Menurut Yulius, Davina sebelumnya tidak memiliki alasan untuk mencurigai adanya persoalan dalam kerja sama tersebut. Ia justru melihat Hanania Travel memiliki niat baik sehingga tetap melanjutkan proses keberangkatan hajinya.
''Jadi, gambarannya bahwa Davina ini juga korban. Selama dia diajak kerja sama dia melihat, dia beritikad baik, dia positif berpikir. Nah, tapi sampai saat ini dikarenakan persoalan Hanania itu sendiri, akhirnya dia tidak berangkat,” kata Yulius saat ditemui di Polda Metro Jaya, Selasa (29/9/2026).
Berharap Bisa Dialihkan Ke Travel Lain
Rencana keberangkatan Davina dan ibunya sebenarnya masih cukup panjang. Keduanya dijadwalkan berangkat melalui program Haji Plus dengan estimasi masa tunggu sekitar tiga hingga lima tahun.
Namun, munculnya kasus yang menjerat Hanania Travel membuat kelanjutan perjalanan tersebut menjadi tanda tanya. Meski begitu, pihak Davina masih berharap uang yang telah dibayarkan dapat digunakan untuk keberangkatan melalui biro perjalanan lain.
Yulius mengatakan kemungkinan pengalihan tersebut masih terbuka dengan mempertimbangkan perkembangan kasus hukum yang sedang berjalan.
''Dia Haji Plus memang ada daftar tunggu untuk Haji Plus itu 3 sampai 5 tahun. Nah, tapi melihat bahwa DP sudah dimasukkan, ya kemungkinan dengan posisi hukumnya Hanania yang sedang berjalan, ya kita masih bisa berharap sih dialihkan kepada travel lain untuk keberangkatannya,” jelasnya.
Jika nantinya opsi tersebut tidak memungkinkan, pihak Davina akan mempertimbangkan langkah hukum atau upaya lain untuk menyelesaikan persoalan tersebut.
Davina Dua Kali Diperiksa Polisi
Kasus Hanania Travel juga membuat nama Davina Karamoy ikut muncul dalam proses penyelidikan. Ia telah dimintai keterangan oleh polisi sebagai saksi terkait dugaan penipuan yang melibatkan biro perjalanan tersebut.
Keterlibatan Davina dalam perkara ini berkaitan dengan kerja sama yang sebelumnya pernah dilakukan bersama Hanania Travel. Dalam kerja sama tersebut, Davina pernah diberangkatkan untuk menjalankan ibadah umrah.
Selain memberikan keterangan kepada penyidik, Davina juga disebut telah mengembalikan uang saku senilai Rp20 juta yang sebelumnya diberikan oleh Hanania Travel.
Hingga saat ini, bintang film Ipar Adalah Maut itu telah menjalani pemeriksaan sebanyak dua kali sebagai saksi.
Di tengah proses hukum yang masih berlangsung, nasib rencana haji Davina dan sang ibu pun belum menemui kepastian. Pihaknya masih menunggu perkembangan perkara sembari membuka kemungkinan agar keberangkatan mereka dapat dialihkan ke travel lain.
Share to:
Related Article
-
Biodata dan Profil Hana Hanifah Lengkap Umur, Agama, IG, Main Serial Web Perempuan Merah Jambu
Update|January 27, 2023 16:30:00
