6 Tradisi Ramadan Paling Unik di Dunia, No 5 dari Indonesia Lho

6 Tradisi Ramadan Paling Unik di Dunia, No 5 dari Indonesia Lho

Foto

6 Tradisi Ramadan di Dunia (Foto: Instagram)


Bulan suci Ramadan adalah bulan penuh dengan keberkahan. Ramadan kadang dimaknai dengan berbagai tradisi yang membawa suasana kekeluargaan di dalamnya.

Kali ini suasana Ramadan memang terasa berbeda karena berlangsung ditengah pandemi Covid-19.

Berikut ini enam tradisi unik Ramadan dari berbagai belahan dunia, salah satunya dari Indonesia,

1. Tradisi Gerga’aan dari Kuwait

Di Kuwait ada tradisi bernama Gerga’aan. Biasanya berlangsung selama tiga hari di dua minggu menjelang Ramadan. Dalam tradisi ini, anak-anak akan bernyanyi dan keliling di daerah tetangga masing-masing. 

Tak hanya itu, anak-anak juga akan mendapatkan makanan kecil seperti permen dan coklat. Tradisi ini cukup mirip dengan tradisi Gulf yang ada di Arab. Kata "gerga'aan" sendiri masih menjadi perdebatan di Kuwait. Karena kata tersebut bisa memiliki arti "berkat pada bulan" dan dari kata Badui yang berarti campuran.

2. Makanan Kunafa dari Palestina

Kunafa  menjadi salah satu makanan yang paling populer di Palestina. Kunafa merupakan makanan jalanan Palestina yang berupa adonan keju panas lembut dan semolina, disiram sirup dan ditambah dengan pistachio yang dihancurkan. Pewarna makanan dibubuhkan untuk mengubah makanan penutup berwarna oranye terang, seringkali sampai menjadi neon.

3. Fanoos dari Mesir

Fanoos ini biasanya terbuat dari logam dan kaca berwarna, lentera dekoratif digantung di mana-mana dari rumah dan mal ke jalan-jalan dan tenda Ramadan selama bulan suci. Tetapi Kairo dianggap sebagai tempat kelahiran lampu fanoos, meski demikian memiliki tempat khusus di hati orang-orang Mesir.

4. Piknik Iftar di India

Di India ada piknik Iftar yang menarik masyarakat di sana, terutama orang-orang akan berkumpul di Masjid Jama untuk melakukan tarawih. Di acara ini ratusan umat Muslim berkumpul setiap malam untuk berbuka puasa, kecuali jika Ramadan jatuh pada musim dingin ekstrem.

Mereka biasanya meletakkan kain besar di atas batu bendera tempat duduk dan makan hidangan berbuka puasa yang disiapkan di rumah.

5. Nyekar

Tradisi ini dilakukan sebelum Ramadan untuk menghormati para leluhur sebelumnya. Aktivitas berkunjung ke makam ini untuk menaburkan bunga dan berdoa. Di daerah pedesaan, orang Jawa juga membuat persembahan makanan kepada leluhur mereka, ketika mengunjungi makam kerabat untuk ritual yang disebut nyandran.

6. Padusan

Padusan diyakini merupakan peninggalan leluhur di tanah Jawa, yang sudah dilaksanakan secara turun temurun. Namun, kini sudah terjadi pergeseran dari warisan para leluhur itu.

Padusan sesungguhnya memiliki makna membersihkan jiwa dan raga sehingga bersih di dalam maupun di luar, siap sebenar-benarnya menyongsong bulan Ramadan yang mulia.




6 Tradisi Ramadan Paling Unik di Duni

Share to: