Erick Thohir Ceritakan Masa Kecil ke SULE, Ternyata Pernah Bongkar Celengan untuk Beli Biji Karet Lho

Erick Thohir Ceritakan Masa Kecil ke SULE, Ternyata Pernah Bongkar Celengan untuk Beli Biji Karet Lho

Foto

Erick Thohir (Foto: Instagram)


Menteri BUMN, Erick Thohir curhat ke komedian Sule tentang pengalaman masa kecilnya dan mengaku kalau Erick kecil adalah sosok yang bandel.

Hal itu diungkapkannya dalam video di kanal YouTube Sule Channel, Minggu 17 Mei 2020.

Awalnya Erick ditanyai Sule soal kehidupan masa kecilnya. "Masa kecil bandel nggak nih Pak?" tanya Sule.

Nggak disangka, Erick Thohir blak-blakan mengaku kalau dirinyaa bandel saat kecil. Namun menurutnya kenakalan yang ia lakukan saat kecil sama seperti anak-anak pada umumnya dan masih dalam tahap wajar.

"Ya bandelnya kreatif," ujar Erick Thohir.

Kemudian Sule juga bertanya asal mula Erick Thohir bisa menjadi pengusaha sukses.

"Bapak ini pengusaha, emang dari kecil udah belajar usaha apa gimana?" tanya Sule.

Erick Thohir langsung menceritakan pengalaman masa kecilnya yang menurutnya sangat lucu. Erick mengatakan, ia sering bermain dengan tetangganya sejak masih kecil. Ia sering bermain permainan biji karet. saat sedang asyik bermain, ia melihat ada bapak tua yang membawa sekarung biji karet.

Ia dan teman-temannya merasa kasihan dan berniat untuk membeli sekarung biji karet tersebut.

"Kita berempat waktu itu, kita melihat kasihan juga ini bapak-bapak udah tua, udah agak sore."

"Pak, itu kalau beli sekarung berapa?" kata Erick Thohir.

Saat itu, selain ingin kasihan dengan penjual tersebut, Erick dan teman-temannya berpikir untuk membeli biji karet tersebut supaya bisa digunakan bermain juga tanpa takut kehabisa karena jumlahnya yang sangt banyak.

"Pemikirannya waktu itu, sekalian kasihan, sekalian bisa main biji karet seminggu nggak habis-habis," kata Erick Thohir.

Akhirnya Erick Thohir dan teman-temannya memutuskan membeli sekarung biji karet tersebut dengan memecahkan celengan mereka masing-masing.

"Akhirnya kita pecahin celengan, kita belilah," ungkapnya.

Sesuai dengan keinginannya ia pun memainkan biji karet tersebut secara terus menerus hingga tangannya membiru

"Tiga hari main sampai biru tangannya," terang Erick Thohir.

Setelah itu Erick dan teman-temannya berniat menjual kembali biji karet tersebut karena sudah merasa bosan memainkannya.

"Udah main tiga hari bosen, akhirnya yaudah kita jual lagi," katanya.

Erick kemudian janjian dengan temannya untuk menjualnya setelah pulang sekolah.

"Jadi kita Janjian, pulang sekolah kita jualan biji karet. Dijual lagi dengan harapan uangnya balik sedikit," tuturnya.

Erick Thohir mengungkapkan, kalau hasil penjualan biji karetnya ternyata lebih dari yang diharapkan dan mendapat keuntungan. kemudian ia membagikannya secara rata dan sisanya untuk membeli siomay.

Setelah itu, Erick Thohir dimarahi ibunya karena terlalu asyik menjual biji karet dan makan somay hingga lupa waktu kalau hari sudah menjelang maghrib dan ia belum pulang ke rumah.

"Sampai ibu saya nyariin, kan udah sore, udah mau magrib nggak pulang-pulang. Sampai akhirnya mau marah si ibu jadi ketawa, lihat anaknya jual biji karet. Cerita sama bapak saya, bapak saya kaget-kaget aja," terang Erick Thohir.

Erick mengatakan hal ini dialaminya saat duduk dibangku SMP.




Erick ThohirSuleErick Thohir Pecahkan Celengean Untuk Bei Biji Karet

Share to: