Jadwal dan Niat Puasa Ayyamul Bidh Tahun 2020, Cuma 3 Hari Namun Keutamaannya Luar Biasa

Jadwal dan Niat Puasa Ayyamul Bidh Tahun 2020, Cuma 3 Hari Namun Keutamaannya Luar Biasa

Foto
Foto: Istimewa

Selain ibadah puasa Senin-Kamis, terdapat puasa Ayyamul Bidh yang bisa dilaksanakan umat Muslim pada bulan Hijriah. Puasa Ayyamul Bidh tahun 2020 sudah mulai Jumat, 5 Juni 2020.

Puasa sunah tersebut ditunaikan selama 3 hari dalam setiap bulan.

Jadwal puasa Ayyamul Bidh Juni 2020 ini dilaksanakan pada pekan pertama bulan Juni 2020.

Jadwal puasa Ayyamul Bidh Juni 2020 jatuh pada Jumat, Sabtu, dan Ahad atau 5, 6, 7 Juni 2020 atau 13,14 dan 15 Syawal 1441 H.

Adapun asal muasal dari puasa sunah Ayyamul Bidh tertera kitab ‘Umdatul Qari`Syarhu Shahihil Bukhari. Yakni kisah Nabi Adam AS yang tubuhnya terbakar matahari hingga menjadi hitam dan gosong. Hal itu terjadi pada saat Nabi Adam AS baru saja diturunkan ke bumi.

Ayyaamul bidh adalah bentuk jamak dari al-yaum yang berarti hari, sedangkan bidh artinya putih.

Konon, satu hari berpuasa Ayyamul Bidh sama seperti menjalani puasa selama 10 hari. 

Jika melaksanakannya selama sebulan penuh sama seperti berpuasa selama satu tahun. Seperti yang dijelaskan dalam hadis Bukhari Muslim berikut. 

وَإِنَّ بِحَسْبِكَ أَنْ تَصُومَ كُلَّ شَهْرٍ ثَلَاثَةَ أَيَّامٍ فإن لك بِكُلِّ حَسَنَةٍ عَشْرَ أَمْثَالِهَا فإن ذلك صِيَامُ الدَّهْرِ كُلِّهِ  

Artinya, “Sungguh, cukup bagimu berpuasa selama tiga hari dalam setiap bulan, sebab kamu akan menerima sepuluh kali lipat pada setiap kebaikan yang Kaulakukan. Karena itu, maka puasa ayyamul bidh sama dengan berpuasa setahun penuh,” (HR Bukhari-Muslim)

Dalam Islam, melaksanakan puasa Ayyamul Bidh memiliki keutamaan luar biasa.

Adapun anjuran untuk melaksanakan puasa putih adalah sebagai berikut:

Dari Abu Dzar, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda padanya,

يَا أَبَا ذَرٍّ إِذَا صُمْتَ مِنَ الشَّهْرِ ثَلاَثَةَ أَيَّامٍ فَصُمْ ثَلاَثَ عَشْرَةَ وَأَرْبَعَ عَشْرَةَ وَخَمْسَ عَشْرَةَ

“Jika engkau ingin berpuasa tiga hari setiap bulannya, maka berpuasalah pada tanggal 13, 14, dan 15 (dari bulan Hijriyah).” (HR Tirmidzi nomor 761 dan An Nasai nomor 2425. Abu ‘Isa Tirmidzi mengatakan bahwa haditsnya hasan).

Bagi kaum muslim yang ingin melaksanakan puasa Ayyamul Bidh, niatnya adalah sebagai berikut:

نَوَيْتُ صَوْمَ اَيَّامَ اْلبِيْضِ سُنَّةً لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu sauma ayyami bidh sunnatan lillahi ta'ala.

“Saya niat puasa pada hari-hari putih, sunnah karena Allah ta’ala.”

Puasa Ayyamul Bidh memiliki beberapa tata cara.

1. Niat puasa putih boleh dilakukan setelah terbit fajar asalkan belum makan, minum dan melakukan hal-hal yang membatalkan puasa lainnya.

Berbeda dengan puasa wajib yang harus melakukan niat sebelum terbit fajar.

2. Seorang istri tidak boleh berpuasa sunnah ketika bersama suaminya, terkecuali sudah mendapat izin dari sang suami.

Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda,

"Janganlah seorang wanita berpuasa sunnah sedang suaminya ada, kecuali dengan seizinnya."

3. Lebih dianjurkan ketika tidak bepergian

Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, beliau berkata,

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يُفْطِرُ أَيَّامَ الْبِيضِ فِي حَضَرٍ وَلَا سَفَرٍ

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berpuasa pada ayyamul biidh ketika tidak bepergian maupun ketika bersafar.” (HR An Nasai nomor 2347. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan).

4. Tidak dilaksanakan di tanggal 13 Dzulhijah

Tanggal 13 Dzulhijah merupakan bagian dari hari tasyriq, sehingga tidak dianjurkan untuk melaksanakan puasa putih.




Jadwal puasa Ayyamul BidhPuasa Ayyamul Bidh tahun 2020Puasa Ayyamul BidhNiat Puasa Ayyamul Bidh

Share to: