Buat Lulusan Baru, Ini 3 Jalur Masuk Universitas Negeri: SNMPTN, SBMPTN dan Seleksi Mandiri, Simak Disini Ya!

Buat Lulusan Baru, Ini 3 Jalur Masuk Universitas Negeri: SNMPTN, SBMPTN dan Seleksi Mandiri, Simak Disini Ya!

3 Jalur Masuk Universitas Negeri (Foto: Instagram)


Masuk perguruan tinggi negeri (PTN) adalah impian bagi semua calon mahasiswa baru. Hal ini karena terdapat kebanggaan tersendiri jika kita berhasil masuk dalam perguruan tinggi yang kita favoritkan.

Namun sayangnya untuk bisa masuk dalam PTN, kita harus menempuh persaingan yang ketat.

Nah, hal ini bisa dilakukan lewat 3 jalur masuk PTN yang bisa kamu ikuti, yaitu Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), dan Seleksi Mandiri.

Kalian tau nggak sih perbedaan dari ketiga jalur tersebut? Simak yuk!

1. SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) / Jalur undangan

a. Jalur undangan bukan berarti PTN kirim-kirim undangan ke rumah kamu, ya.  Jalur ini adalah jalur yang diterbitkan PTN tanpa ujian tertulis.  Dengan kata lain, PTN "mengundang" kamu untuk masuk ke universitasnya.

b. Untuk mendapatkan undangan keramat ini, kamu harus mendaftar ke panitia SNMPTN terlebih dahulu melalui sekolah. Lalu kamu akan diseleksi berdasarkan nilai rapor, prestasi akademis, dan juga akreditasi sekolahmu sekolahmu.

c. Jalur undangan hanya berlaku untuk tahun ini. Disetujui, dapat dipahami 2017 yang bisa diikuti SNMPTN 2017.

d. Jurusan yang bisa kamu pilih maksimal tiga, dan salah satunya wajib PTNempatkan satu kota dengan SMA kamu.  Tapi jika kamu hanya mau mendaftar di satu pilihan, maka PIN- nya bebas.

e. Seleksinya gratis!

2. SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri)

a. Dulu, SNMPTN sering ketuker dengan SBMPTN, soalnya semula tampak sama-sama SNMPTN.  Hanya yang satu bernama SNMPTN Jalur Undangan, sementara yang satu lagi SNMPTN Ujian Tertulis.  Supaya nggak bingung atau tertukar, SNMPTN versi ujian tertulis pun diganti menjadi SBMPTN.

b. Pada SBMPTN, ada tiga hal yang di-ujian-kan untuk pesertanya:

Ujian Tes Kemampuan dan Potensi Akademik (Matematika Dasar, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris serta kemapuan verbal, numerik dan figural) yang harus dikunjungi oleh semua peserta.

Tes Kemampuan Dasar Sains dan Teknologi (Matematika, Biologi, Kimia, dan Fisika) yang diterima oleh peserta ujian yang memilih jurusan IPA.

Tes Kemampuan Dasar Sosial dan Humaniora (Sosiologi, Sejarah, Geografi, dan Ekonomi) yang diterima oleh peserta ujian yang memilih jurusan IPS.

Jika kamu mengambil jurusan IPC (bidang jurusan IPA-IPS), berarti kamu harus mengambil semua tesnya.

Sementara jika kamu mau masuk jurusan seni atau olahraga, akan ada ujian keterampilan khusus.

c. Jurusan yang bisa kamu pilih maksimal dua (atau tiga khusus untuk IPC).

d. Biaya Peserta Peserta Rp 200.000.

3. Seleksi Mandiri

a. Sekarang ini, banyak PTN yang mengadakan penerimaan calon mahasiswa sendiri, di luar yang diatur pemerintah.  Antara lain, SIMAK UI (Seleksi Masuk Universitas Indonesia), UTUL UGM (Ujian Tulis Universitas Gadjah Mada) dan USM Unsri (Ujian Saringan Masuk Universitas Sriwijaya).

b. PTN yang menerima seleksi mandiri, seperti ITB dan Universitas Padjadjaran.  Untuk PTN tersebut, kuota kursi SBMPTN dan SNMPTN-nya ditambah.

c. Materi dan tata cara ujian berbeda-beda, tergantung universitas dan jurusan masing-masing.  Namun ujiannya ditulis dan materinya berbeda jauh dengan SBMPTN.

d. Beberapa PTN memiliki jalur mandiri tetapi tanpa tes sendiri.  Jadi gimana, dong?  PTN tersebut melihat dari nilai SBMPTN-nya.  Yang memberlakukan cara ini di tahun 2017 antara lain adalah Universitas Airlangga Surabaya dan Universitas Sebelas Maret, Surakarta.  Wih, berarti harus makin serius, nihakukan SBMPTN-nya.

e. Biaya pendaftaran jalur mandiri tergantung masing-masing PTN.




3 Jalur Masuk Universitas Negeri

Share to:



Modal Video 01