4 Kontroversi Korea Selatan Selama Olimpiade Tokyo 2020, Sebut Atlet Teroris hingga Dituduh Curang?

4 Kontroversi Korea Selatan Selama Olimpiade Tokyo 2020, Sebut Atlet Teroris hingga Dituduh Curang?

Foto

Daftar Kontroversi Korea Selatan Selama Olimpiade Tokyo 2020 (Foto: berbagai sumber)


Korea Selatan gak ada habisnya menjadi perbincangan selama Olimpiade Tokyo 2020. Sejak upacara pembukaan hingga saat ini, berikut 4 kontroversi Korea Selatan yang viral di seluruh dunia.

Olimpiade Tokyo 2020 menjadi ajang yang tengah hangat diperbincangkan di seluruh dunia. Selain karena banyaknya atlet Indonesia yang meraih prestasi, sejumlah kontroversi negara lain juga hangat menjadi sorotan.

Salah satunya adalah Korea Selatan. Dikecam sejak upacara pembukaan karena siaran di salah satu stasiun televisi MBC, mereka pun menjadi sorotan ketika salah satu atletnya meraih medali emas.

Baca Juga: Detik-detik Momen Haru Indonesia Raya Bergema di Olimpiade Tokyo

Kenapa? Berikut ini adalah 4 kontroversi Korea Selatan selama Olimpiade Tokyo 2020 yang viral di seluruh dunia.

1. Masalah Lambang Negara di Siaran MBC

Perusahaan penyiaran Korea Selatan, MBC menjadi sorotan karena menggunakan gambar stereotip yang disebut=sebut kurang sopan kepada sejumlah negara dalam opening ceremony Olimpiade Tokyo 2020.

MBC yang berbasis di Seoul memperkenalkan sejumlah negara dengan lambang-lambang yang mereka anggap 'identik' dengan negara tersebut. Sayangnya, lambang tersebut malah menyinggung dan memicu perdebatan.

Lambang tersebut seperti pizza untuk Italia dan salmon untuk Norwegia. Gak hanya itu, MBC juga memberikan fun fact tentang Indonesia sebagai salah satu negara dengan kasus COVID-19 tertinggi di dunia. Mereka juga menggunakan yang salah karena menunjukkan titik informasi Malaysia.

Menuai banyak kecaman secara global, presiden perusahaan MBC meminta maaf dan akan menyelidiki proses pemilihan gambar dan subtitle.

2. Atlet Peraih Medali Emas yang Dihujat

Setelah kasus MBC, Korea Selatan kembali menjadi perbincangan karena salah satu atlet mereka, An San yang berhasil meraih medali emas.

Baca Juga: Fakta dan Profil Carina Joe, Peneliti Indonesia Jadi Pemilik Hak Paten Vaksin AstraZeneca

Disamping ucapan syukur dan rasa bahagia, ternyata gadis 20 tahun ini mendapat banyak kritikan dari komunitas anti-feminis di Negara Gingseng tersebut. Bikin geleng-geleng kepala, hal ini dikarenakan gaya rambut pendeknya yang  disebut-sebut sebagai model “feminis.”

Dilansir dari Injuredly, masyarakat Korea Selatan pun meminta Asosiasi Panahan Nasional untuk melindungi atlet mereka dan mendesak asosiasi untuk mengambil tindakan dalam posting di berandanya.

3. Sebut Atlet Asal Iran Sebagai Teroris

Javad Foroughi, atlet pemenang medali emas dari Iran disebut sebagai "teroris" oleh Jin Jong-oh, penembak jitu asal Korea Selatan.

Dia bahkan mengkritik Komite Olimpiade Internasional karena mengizinkan anggota Korps Pengawal Revolusi Islam Iran untuk bersaing dengannya dan mendapatkan medali emas. 

Bagaimana seorang teroris dapat memenangkan tempat pertama? Itu hal yang paling absurd dan konyol," katanya.

Atlet tersebut menyoroti keanggotaan Javad Foroughi dalam milisi IRGC, yang dicap sebagai organisasi teroris oleh AS pada tahun 2019. 

Atas hal yang memicu perdebatan tersebut, Jin Jong-oh akhirnya menyampaikan permintaan maaf atas ucapannya dalam wawancara selama di bandara tersebut.

4. Kesalahpahaman Sampai Dikecam Berbuat Curang?

Sebuah video beredar si sosial media dalam pertandingan tenis meja antara atlet Korea Selatan dan Jepang.

Dalam video yang beredar, Korea Selatan disebut-sebut berbuat curang dan melakukan sabotase dengan menembakkan lampu ke arah atlet lawan.

Setelah menerima keluhan, akhirnya lampu yang digunakan untuk siaran dimatikan. Sempat menimbulkan banyak kecaman, ternyata hal ini hanya salah paham?

Baca Juga: Biodata Ng Ka Long Angus Lengkap Agama dan Umur, Pebulutangkis Hong Kong yang Miliki Darah Indonesia

Setelah ditelusuri, netizen Korea Selatan memberikan pembelaan dan bukti  bahwa cahaya lampu tersebut berasal dari kamera siaran Olympic Broadcasting Services (OBS) .

Mereka juga mengungkapkan bahwa perusahaan siaran dari Korea Selatan tidak ada di lokasi. Sementara staf yang menyalakan lampu tersebut juga diketahui berasal dari Jepang.

Disamping kontroversi dan masalah yang menimbulkan keributan hingga kesalahpahaman di sosial media, kehangatan antara atlet bulu tangkis Korea Selatan, China dan Indonesia dalam pertandingan pada 2 Agustus 2021 kemarin berhasil mencairkan suasana.

Nah, itu dia 4 kontroversi Korea Selatan selama Olimpiade Tokyo 2020 yang viral di seluruh dunia. Bagaimana menurut kamu?




Olimpiade Tokyo 2020kontroversi Korea Selatan Olimpiade Tokyo 2020kontroversi Korea SelatanKorea SelatanAtlet Korea Selatan'Atlet Panah Korea SelatanSiaran MBCJavad ForoughiAn SanJin Jong OhKorea Selatan Olimpiade Tokyo 2020

Share to: