Terungkap alasan Indra Kenz dua kali mangkir dari panggilan polisi untuk diperiksa terkait kasus hoax Binomo.
Alasan Indra Kenz mangkir dua kali dari pemeriksaan polisi adalah karena tengah terbang ke Turki untuk menjalani pengobatan.
Hal ini membuat Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Sumatera Utara menjadwalkan ulang pemanggilan selebgram Indra Kesuma atau Indra Kenz.
Diketahui Indra Kenz dilaporkan oleh Rahmat Akbar pada September 2020 atas kasus kasus dugaan penipuan berkedok trading binary option atau perdagangan opsi biner Binomo.
BACA JUGA: Biodata Indra Kenz dari Wikipedia: Umur, Agama, Orang Tua, Pacar dan Bisnis
Rencana tindak lanjut akan mengundang saudara IK tanggal 18 Februari 2022 pukul 10.00 WIB," ucap Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan.
Alasan Indra Kenz Mangkir
Alasan Indra Kenz mangkir dari pemanggilan polisi terkait kasus hoax Binomo adalah karena saat ini dirinya tegah berada di Turki.
Diketahui keberadaan Indra Kenz di Turki adalah karena tengah menjalani pengobatan gaes.
Hal ini diungkapkan langsung oleh pengacaranya, Wardaniman Larosa, yang mengatakan kalau kliennya tengah kontrol terkait penyakitnya.
"Dia ada riwayat sakit yang sudah lama, dan telah terjadwal untuk kontrol. Jauh sebelum ada masalah ini," ungkap Wardaniman.
Hal ini akhirnya membuat pihaknya melakukan pengajuan permohonan penundaan pemeriksaan dan penjadwalan ulang ke Bareskrim Polri.
"Sehingga kami telah mengajukan permohonan penundaan pemeriksaan dan penjadwalan ulang ke Bareskrim Polri," jelasnya.
BACA JUGA: Fakta dan Profil Maru Nazara, YouTuber Korban Binary Option dilaporkan Indra Kenz
Diketahui, Indra Kenz merupakan salah satu terlapor dalam laporan yang dilayangkan oleh para korban dari aplikasi Binomo ke Bareskrim.
Kasus ini berawal saat Rahmat Akbar merasa uang yang diivestasikannya sebesar Rp 45 juta ke Binomo hilang begitu saja karena pemberian uang tak sesuai dengan harapan.
Share to:
Related Article
-
Fasilitas Umum Taman Pintar di Kota Binjai Tarik Perhatian Masyarakat Sekitar
Update|February 14, 2022 19:56:35