TPA Jatiwaringin Masih Terbakar, BPBD Minta Bantuan Helikopter Water Bombing ke BNPB

TPA Jatiwaringin Masih Terbakar, BPBD Minta Bantuan Helikopter Water Bombing ke BNPB

Sumber Foto : Istimewa


Kebakaran yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, hingga kini masih menjadi perhatian.

Medan yang sulit dijangkau membuat proses pemadaman belum bisa dilakukan secara maksimal, sehingga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mengajukan bantuan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan BNPB agar dapat mengerahkan helikopter water bombing untuk membantu memadamkan api dari udara.

Langkah tersebut dinilai menjadi solusi yang lebih efektif karena sejumlah titik kebakaran berada di area yang tidak dapat dijangkau kendaraan pemadam.

Menurut Taufik, tumpukan sampah yang menjulang tinggi menyerupai perbukitan menjadi kendala utama dalam proses pemadaman.

Meski petugas telah menggunakan selang berukuran panjang, kepulan asap yang sangat tebal membuat akses menuju pusat api tetap sulit ditembus.

Sambil menunggu tindak lanjut dari BNPB, BPBD masih mengoptimalkan upaya pemadaman dari darat. Sebanyak 10 unit mobil pemadam kebakaran dan 45 personel terus disiagakan untuk menyemprotkan air ke titik-titik api yang masih aktif. Ketersediaan sumber air disebut masih mencukupi, meski jalur menuju lokasi cukup sempit dan menantang.

Di sisi lain, dugaan sementara menyebut kebakaran dipicu oleh gas metana yang muncul dari timbunan sampah. Suhu udara yang tinggi diduga mempercepat pelepasan gas tersebut hingga akhirnya memicu api yang kemudian menyebar ke area lain di dalam TPA.

Hingga saat ini, petugas masih terus berupaya mengendalikan kobaran api agar tidak semakin meluas, sembari berharap bantuan helikopter dari BNPB dapat segera diterjunkan untuk mempercepat proses pemadaman.




TPAJatiwaringin

Share to:



Modal Video 01