Erupsi Menerus Berakhir, Anak Krakatau Masih Berpotensi Kembali Erupsi

Erupsi Menerus Berakhir, Anak Krakatau Masih Berpotensi Kembali Erupsi

Sumber Foto : Istimewa


BANTEN – Berakhirnya episode letusan terus menerus Gunung Anak Krakatau belum berarti ancaman aktivitas vulkanik hilang sepenuhnya. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan potensi erupsi susulan masih ada.

Pemantauan terhadap gunung api yang berada di Selat Sunda itu terus dilakukan menyusul peningkatan aktivitas yang terjadi sejak akhir pekan.

Letusan sebelumnya menghasilkan kolom abu dalam jumlah besar dan berdampak hingga kawasan yang cukup jauh dari lokasi gunung. Abu terbawa angin ke sejumlah daerah, bahkan mempengaruhi aktivitas penerbangan di Jakarta dan sekitarnya.

Meski fase letusan terus menerus telah berakhir, kondisi Gunung Anak Krakatau masih perlu diwaspadai. Perubahan aktivitas kegempaan maupun parameter vulkanik lainnya menjadi bagian penting dalam menentukan perkembangan kondisi gunung.

Masyarakat juga diminta mengikuti batas aman dan rekomendasi resmi yang ditetapkan otoritas. Informasi mengenai aktivitas gunung sebaiknya diperoleh dari sumber resmi agar masyarakat tidak mempengaruhi kabar yang belum terverifikasi.

Dampak letusan kali ini tidak terbatas di sekitar Selat Sunda. Penutupan bandara, perubahan jadwal perjalanan hingga penerapan pembelajaran jarak jauh menjadi bagian dari efek lanjutan akibat sebaran abu.

Dengan kondisi yang masih dinamis, kewaspadaan tetap diperlukan meskipun intensitas aktivitas gunung menunjukkan penurunan dibandingkan periode letusan sebelumnya.






Share to:



Modal Video 01