Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda kembali mengalami erupsi pada Kamis (8/10/2026) petang. Dikutip dari Mistar.id, Jumat (9/10/2026), letusan terjadi sekitar pukul 18.28 WIB dengan durasi 4 menit 45 detik. Tinggi kolom abu tidak teramati karena kondisi gunung tertutup kabut.
Kepala Pos Pantau Gunung Anak Krakatau, Suwarno, menjelaskan bahwa aktivitas tersebut diduga masih berkaitan dengan sisa energi setelah erupsi besar pada September 2026.
Petugas terus memantau perkembangan gunung melalui rekaman kegempaan dan pengamatan visual.
Meski kembali erupsi, status Gunung Anak Krakatau masih berada di Level II atau Waspada. Suwarno mengimbau masyarakat, pengunjung, wisatawan, dan pendaki untuk tidak mendekati kawasan gunung dalam radius 2 kilometer dari kawah aktif.
Aktivitas vulkanik yang masih berlangsung membuat pemantauan terus dilakukan untuk mengantisipasi potensi bahaya.
Masyarakat dan wisatawan di sekitar Selat Sunda diimbau mengikuti informasi resmi dari petugas serta mematuhi batas aman yang telah ditetapkan demi keselamatan bersama.
Share to:
Related Article
-
Thread Twitter Horor: Cerita Petualangan di Gunung Merbabu dan Segala Kehidupan Didalamnya
Viral|September 03, 2020 19:26:17
