BOYOLALI - Kesigapan dan kemampuan seluruh personel dalam menjalankan Standart Operating Procedur (SOP) ketika terjadi keadaan darurat di Bandara, teruji saat seluruh personel Bandara Internasional Adi Soemarmo melakukan gelar Airport Contingency Exercise.
Dalam keadaan gawat darurat yang disimulasikan, Hery Purwanto selaku General Manager PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) menerima informasi dari unsur intelijen mengenai adanya indikasi pergerakan kelompok yang berpotensi melakukan aksi teror dan menganggu keamanan di wilayah Bandara Internasional Adi Soemarmo.
Dan juga didapati adanya ancaman bom di area lobby keberangkatan domestik. General Manager segera menindaklanjuti informasi tersebut dan menetapkan status keamanan bandara menjadi kondisi kuning (rawan).
General Manager juga menginstruksikan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan melaksanakan langkah-langkah pengamanan sesuai dengan Airport Contingency Plan (ACP) dengan prosedur keamanan yang berlaku.
General Manager juga menghubungi dan berkoordinasi dengan Komite Keamanan Bandar Udara (KKBU) untuk meningkatkan kesiapsiagaan serta mendukung pengamanan sesuai tugas, fungsi dan kewenangan masing-masing unsur.
Setelah rangkaian penanggulangan keadaan darurat selesai, General Manager menyampaikan penanganan keadaan darurat telah selesai dilaksanakan, melalui proses pemeriksaan dan sterilisasi, serta operasional kembali dilaksanakan secara bertahap sesuai assesment keamanan dan Bandara dinyatakan kondisi Hijau (Normal).
Hery Purwanto, selaku General Manager Bandar Udara Internasional Adi Soemarmo menekankan pentingnya Latihan Airport Contingency Exercise.BACA JUGA Terjun Langsung Ke Rumah Warga, Mahasiswa KKN-PPM Unisri Surakarta 2026 Dampingi Pelaku UMKM Desa Doyong Susun RAB
Di dalam latihan tersebut fungsi koordinasi, komunikasi dan komando antar unit dan instansi komunitas bandara akan diuji. Selain untuk menguji personil, latihan Airport Contingency Exercise juga merupakan upaya untuk menguji Dokumen Penanggulangan Keadaan Darurat Bandar udara atau Airport Emergency Plan (AEP), Dokumen program keamanan Bandar Udara atau Airport Security Program (ASP), serta Standart Operating Procedure (SOP) lainnya yang berlaku di bandara.
''Simulasi latihan Airport Contingency Exercise ini telah diskenario, namun latihan ini dilakukan dengan sungguh-sungguh, seperti apabila terjadi kondisi gawat darurat di Bandara. sehingga seluruh petugas dan semua unsur benar-benar melaksanakan prosedur sesuai tugas dan fungsinya,” ujar Hery Purwanto Hery Purwanto.
Dalam Airport Contingency Exercise ini, pihaknya melibatkan personel internal Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Adi Soemarmo, Lanud TNI AU, Perum LPPNPI (Airnav Indonesia), Kepolisian, Imigrasi, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), Rumah sakit yang berada di Wilayah bandara, serta maskapai Penerbangan.
Dengan adanya Airport Contingency Exercise, PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan kemampuan personel untuk menghadapi setiap resiko, ancaman, serta gangguan keselamatan dan keamanan penerbangan, serta untuk dapat melakukan pertolongan dan evakuasi dalam keadaan darurat.
Share to:
Related Article
-
Biodata dan Profil Rob Sixsmith: Umur, Asal dan Penghargaan, Sutradara Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso
Update|October 15, 2023 14:00:00
