Semangati Indonesia di Tengah Corona, Ini 5 Fakta lagu 'Cahaya dalam Kegelapan' yang Diciptakan SBY

Semangati Indonesia di Tengah Corona, Ini 5 Fakta lagu 'Cahaya dalam Kegelapan' yang Diciptakan SBY

Foto

Susilo Bambang Yudhiyono (Foto : Instagram)


Presiden Republik Indonesia ke- 6 Susilo Bambang Yudhiyono (SBY) menciptakan lagu tentang situasi wabah Corona di Indonesia.

SBY menciptakan lagu tersebut dengan judul 'Cahaya dalam Kegelapan.'

"Kita cemas, pemerintah cemas, dan bangsa-bangsa lain juga cemas, karena badai Corona terus menerjang dunia, tanpa ampun, tanpa batas," kata SBY.

Berikut beberapa fakta lagu 'Cahaya dalam Kegelapan.'

1. Prihatin terhadap virus yang tengah mewabah di Indonesia

"Krisis pandemi korona yang melanda dunia, termasuk negeri kita, telah menghadirkan kegamangan dan kecemasan dalam hidup kita. Duka dan kepedihan hati ada di mana-mana, ketika orang yang dicintainya dipanggil Sang Pencipta" tulis SBY.

2. Semagati warga di Indonesia

"Kalau manusia kehilangan harapan, seolah dunia gelap tanpa cahaya. Untuk itu semualah saya ciptakan lagu ini," kata SBY. "Mari kita saling menguatkan semangat dan harapan kita." sambungnya.

3. Pesan untuk para lansia

Selain itu juga SBY mempersembahkan lagu tersebut untuk para lansia yang memang palin rentan tertular virus corona.

"Lagu ini saya persembahkan para sahabat lanjut usia seperti saya, kita tahu usia seperti inilah yang rawan corona," sambungnya.

4. Pesan SBY dalam lagu 'Cahaya dalam Kegelapan.'

"Kita cemas pemerintah dan bangsa-bangsa lain juga cemas karena badai Corona terus menerjang dunia tanpa ampun, tanpa batas," imbuhnya.

"Sebagai warga dunia saya cemas kalau manusia kehilangan harapan. Seolah buminya makin gelap tanpa cahaya. Untuk itu semualah saya ciptakan lagu ini, ini lagu rakyat, lagu kita semua," tambahnya.

5. Dinyanyikan oleh musisi ternama Indonesia

Lagu yang diciptakan SBY  yang berjudul 'Cahaya dalam Kegelapan.' itu di nyanyikan oleh beberapa musisi ternama di Indonesia, diantaranya : ada Joy Tobing, Sandhi Sandoro, Yuni Shara, Ariyo Wahab, Lala Karmela, Ita Purnamasari, Irang Perdana, dan Andy /Rif.




Susilo Bambang YudhiyonoSBYCahaya dalam KegelapanCorona

Share to: