Pemerintah AS meminjamkan perusahaan pembuat kamera legendaris, Eastman Kodak sebesar $ 765 juta (Rp 11,1 Miliar) untuk memulai pembuatan produk farmasi.
Hal ini dalam dilakukan sebagai upaya meningkatkan swasembada AS dalam menanggapi pandemi coronavirus.
Kepala eksekutif Kodak Jim Continenza mengatakan kepada Wall Street Journal bahwa produksi bahan farmasi pada akhirnya akan mencapai 30% hingga 40% dari bisnis Kodak.
Foto: Pixabay
Saham di Kodak bahkan naik lebih dari tiga kali lipat setelah pengumuman pinjaman pemerintah.
Alhasil mereka berhasil mendorong nilai pasar perusahaan dari $ 115 juta (Rp 1,6 Miliar) menjadi $ 347 juta (Rp 5 Triliun) pada penutupan pada hari Selasa, 28 Juli 2020.
Foto: fortune.com
Seorang insinyur Kodak menemukan kamera digital pertama pada tahun 1975, tetapi perusahaan tersebut gagal mengenali potensi teknologinya.
Sementara Fujifilm lebih cepat berporos ke digital, memperkenalkan kamera portabel digital pertama di dunia pada tahun 1988.
Fujifilm juga beberapa langkah di depan Kodak di bidang farmasi. Solusi perawatan kesehatan dan material merupakan 43% dari total pendapatan Fujifilm pada tahun 2019.
Share to:
Related Article
-
Fakta dan Profil Mansyur Ahmad, Ayah Alshad Ahmad Calon Mertua Tiara Andini Gaes!
Update|April 19, 2022 20:46:59