Bonus Demografi, Adrian Zakhary: Transformasi Digital Jadi Peluang Pembuktian Pemuda

Bonus Demografi, Adrian Zakhary: Transformasi Digital Jadi Peluang Pembuktian Pemuda

Foto

Bonus Demografi, Adrian Zakhary: Transformasi Digital Jadi Peluang Pembuktian Pemuda (Foto: YouTube Merial Institute)


Simposium Pemuda baru saja diselenggarakan oleh Merial Institute pada 25 Oktober 2020. Dalam kesempatan ini Komisaris Independen PTPN VIII, Adrian Zakhary menyampaikan bahwa transformasi digital menjadi sebuah peluang pembuktian pemuda. Kok bisa ya gaes? Simak selengkapnya berikut ini. 

Simposium bertema besar Festival Bonus Demografi ini dihadiri oleh anak muda yang kini sudah menempati beberapa posisi strategis, baik di pemerintahan maupun di BUMN. Gak cuma itu aja, para ketua BEM sebagai perwakilan mahasiswa juga ikut hadir dalam simposium kali ini. 

BACA JUGA: Jadi Wakil Ketua IKA UNPAD, Adrian: Milenial dan Gen Z di IKA Unpad Jawaban Bonus Demografi

Simposium ini juga menjadi momentum peringatan salah satu tonggak sejarah para pemuda, yakni 92 tahun sumpah pemuda. Untuk itulah para pemuda di sini juga merumuskan atau mengungkapkan beberapa hal sesuai bidangnya masing-masing. 

Seperi pemuda inspiratif yang kini menjabat sebagai Komisaris Independen di salah satu BUMN ini, Adrian Zakhary. Menurut Adrian, menyikapi bonus demografi, para pemuda harus siap untuk menciptakan kedaulatan teknologi dengan transformasi digital. 

Transformasi digital jadi peluang pembuktian pemuda

Untuk menuju kedaulatan teknologi, anak muda harus siap-siap. Salah satunya dengan transformasi digital. Transformasi digital inilah yang bakal jadi pembuktian pemuda di tahun 2020-2030.

"2020-2030 adalah pembuktian kita nantinya, Saya yakin dan optimis" ungkap Adrian. 

BACA JUGA: Apa Itu Bonus Demografi? Simak Kata Pakar Yuk Gaes

Kunci Transformasi digital

Menurut Adrian, salah satu kunci paling penting untuk bisa melakukan transformasi digital adalah bagaimana menarik orang-orang terutama masyarakat Indonesia mencintai produk aplikasi yang dibuat sendiri oleh orang Indoensia. 

"Bagi saya kata kuncinya adalah bagaimana menarik membuat orang-orang Indonesia mencintai produk aplikasi dalam negeri sendiri? Tapi itu sebenarnya akan menjadi pertanyaan kritis bagi kita semua, seberapa mampu?" kata Adrian. 




Adrian ZakharySimposium Pemuda92 tahun sumpah pemudaBonus DemografiTransformasi digitalPeluang bonus demografi

Share to: