Desa Jepang Bantu Lansia dengan NFT, Adrian Zakhary Ajak Indonesia Terapkan Inovasi Serupa

Desa Jepang Bantu Lansia dengan NFT, Adrian Zakhary Ajak Indonesia Terapkan Inovasi Serupa

Desa Jepang Bantu Lansia dengan NFT, Adrian Zakhary Ajak Indonesia Terapkan Inovasi Serupa

Adrian Zakhary Ajak Indonesia Tiru Jepang dalam Pengembangan NFT (Foto: Istimewa)


Yamakoshi, sebuah desa kecil di pegunungan Niigata, Jepang, telah berhasil menarik perhatian global dengan menjual non-fungible token (NFT) sebagai upaya untuk membantu masyarakat desa yang didominasi lansia.

Melalui proyek Neo-Yamakoshi Village, desa ini telah menjual Nishikigoi NFT yang dinamai berdasarkan jenis ikan koi yang terkenal. Proyek ini telah mengumpulkan lebih dari US$423,000 melalui penjualan Nishikigoi NFT sejak diluncurkan pada tahun 2021.

Baca Juga: Founder MAJA Labs, Adrian Zakhary Bagikan Tips Dapatkan Cuan dari NFT

Pendapatannya telah disalurkan untuk inisiatif masyarakat, seperti menyelenggarakan hari olahraga untuk anak-anak sekolah setempat.

Founder MAJA Labs, Adrian Zakhary mengapresiasi lingkah inovatif yang dilakukan pemerintah di desa Yamakoshi. Menurutnya, hal ini menunjukkan bahwa teknologi Blockchain bisa digunakan untuk tujuan sosial yang bermanfaat.

"Langkah desa di Jepang meluncurkan NFT untuk membantu lansia adalah contoh inovasi sosial dan teknologi yang luar biasa. Ini menunjukkan bagaimana teknologi blockchain dapat digunakan untuk tujuan sosial yang bermanfaat, menciptakan peluang baru bagi komunitas lokal," ungkap Adrian Zakhary.

Adrian pun melihat inovasi seperti ini bisa diterapkan di Indonesia yang memiliki permasalahan dalam meningkatkan kualitas hidup warga lansia.

"Inisiatif ini bisa menjadi model bagi desa-desa lain di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Dengan memanfaatkan teknologi NFT, desa-desa dapat mengumpulkan dana untuk berbagai program sosial, termasuk membantu populasi lansia yang rentan," kata Adrian.

Sementara itu, NFT ini berfungsi sebagai identitas digital bagi para “warga digital” Yamakoshi dan sebagai token tata kelola yang memungkinkan mereka berpartisipasi dalam proses pemungutan suara yang dikelola oleh organisasi otonom terdesentralisasi (DAO) di desa tersebut. 

Baca Juga: BLACKPINK Hadirkan Koleksi Digital Pertama, Adrian Zakhary Sebut NFT Sudah Diminati Industri K-Pop

Penduduk Yamakoshi yang tinggal di desa mendapatkan Nishikigoi NFT secara gratis, sementara komunitas digital harus membelinya dengan harga dasar 0,0318 ETH melalui pasar NFT Magic Eden.




Neo-Yamakoshi VillageDesa NFT JepangMAJA LabsAdrian Zakhary

Share to: