Bandara Mulai Normal, Anak Krakatau Justru Kembali Erupsi Tiga Kali Selasa Pagi

Bandara Mulai Normal, Anak Krakatau Justru Kembali Erupsi Tiga Kali Selasa Pagi

Sumber Foto : Istimewa


BANTEN – Aktivitas Gunung Anak Krakatau belum sepenuhnya dihentikan. Di tengah mulai pulihnya penerbangan di Jakarta dan sejumlah daerah, gunung yang berada di Selat Sunda itu kembali mengalami beberapa kali letusan pada Selasa (8/9/2026) pagi.

Tiga letusan tercatat terjadi pada pagi hari. Kondisi tersebut membuat pemantauan intensif tetap dilakukan meski episode erupsi terus menerus yang menyebabkan gangguan besar sebelumnya telah berakhir.

Status Gunung Anak Krakatau masih berada pada Level III atau Siaga. Masyarakat maupun wisatawan harus tetap mengikuti batas aman yang ditetapkan otoritas dan tidak mendekati kawasan berbahaya.

Aktivitas vulkanik Anak Krakatau sebelumnya menghasilkan sebaran abu yang bergerak hingga Jakarta dan wilayah sekitarnya.

Dampaknya tidak kecil. Bandara harus berhenti sementara operasional, ribuan penerbangan terganggu dan ratusan ribu penumpang mengalami perubahan perjalanan.

Sekolah di beberapa wilayah juga sempat mengalihkan kegiatan belajar ke sistem jarak jauh untuk mengurangi paparan abu terhadap peserta didik.

Meski kondisi udara kemudian membaik dan sejumlah bandara kembali dibuka, letusan terbaru menunjukkan aktivitas gunung masih dinamis.

Arah dan kecepatan angin menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan dampak letusan. Abu yang bergerak menuju jalur penerbangan dapat kembali mengganggu operasional pesawat.

Masyarakat diminta tidak mudah percaya terhadap informasi yang tidak memiliki sumber yang jelas dan mengikuti perkembangan dari lembaga resmi.






Share to:



Modal Video 01