Bencana banjir bandang yang melanda kawasan perbatasan Nepal dan Tibet terus menjadi perhatian internasional. Operasi pencarian dan penyelamatan masih dilakukan setelah bencana merusak sejumlah wilayah dan memutus akses transportasi.
Bencana terjadi pada 26 Agustus 2026 dan menyebabkan kerusakan besar di kawasan pegunungan. Kondisi medan serta rusaknya infrastruktur menjadi tantangan bagi tim yang melakukan pencarian.
Kementerian Luar Negeri RI turut memantau keselamatan warga Indonesia. Berdasarkan keterangan yang disampaikan Kemlu, sejauh pemantauan dilakukan belum terdapat laporan WNI menjadi korban atau terdampak langsung. Sekitar 45 WNI tercatat berada di Nepal dan mayoritas berdomisili di Kathmandu.
China dan Nepal juga telah menyatakan akan memperkuat kerja sama dalam penanganan bencana dan proses tanggap darurat.
Operasi penyelamatan masih menjadi prioritas seiring besarnya skala kerusakan dan sulitnya mencapai sejumlah lokasi terdampak.
Share to:
Related Article
-
Biodata Alit Purnawan Lengkap Umur dan Agama, Suami Candra Dewi Maharani CEO Kedas Beauty
Update|February 02, 2022 13:31:18
